Ratusan Warga di Kampung Ciherang Terjangkit Demam dan Linu-Linu, Camat Karangpawitan Intruksikan Warga Giat Bersih-bersih

oleh -1 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

Ratusan warga terjangkit demam dan sakit persendian di Kampung Ciherang, Karangpawitan Garut.

Lurah lebak jaya, Wawan beserta Kader Pusyandu Kristal dan Puskesmas Cempaka mengadakan pengobatan gratis yang bertempat di Madrasah Alhidayah, Kampung Sukaherang RT03/RW01, Kelurahan Lebak Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Jumat (13/03/2020).

Dalam pengobatan gratis ikut dihadiri oleh Forkompincam Karangpawitan, yang setelah mendapat laporan langsung kelokasi.

Menurut info dari Babinsa 1102/krp Serka Hendri bahwa yang terkena penyakit deman dan persendian saat ini berjumlah 100 warga.

Camat Karangpawitan, Rena Sudrajat yang datang langsung kelokasi dibarengi Kapolsek Karangpawitan dan Danramil 1102/krp mengatakan kepada Fakta&Realita bahwa ini kejadian yang luar biasa.

“Ini baru pertama kali diwilayah Karangpawitan, warga terjangkit penyakit deman di satu RW dengan jumlah penderita ratusan, jadi ini perlu penanganan serius tidak bisa diabaikan,” kata Rena.

Rena menjelaskan bahwa semua warga menderita sakit yang sama dan tak mengenal umur.

“Selain dewasa terdapat juga anak-anak yang terkena deman, untuk penyakit yang dirasakan warga kebanyakan deman disertai nyeuri persendian,” ungkap Rena.

Rena sendiri telah berkoordinasi dengan Lurah Labak Jaya untuk melakukan bersih-bersih bersama warga.

“Kita sudah menginstruksikan kepada Lurah Lebak Jaya untuk mengajak warga dan komponennya, khususnya di Kampung Ciherang RW01 untuk segera mengambil tindakan dengan melakukan bersih-bersih didalam rumah dan sekitar lingkungan tempat tinggal warga,” pungkasnya.

Lurah Lebak Jaya, Wawan mengatakan bahwa hari ini juga kegiatan bersih-bersih sesuai arahan pak Camat langsung kita laksanakan.

“Setelah shalat jumat kita langsung mengumumkan kepada warga, untuk membersihkan rumahnya masing-masing dan besok kita lakukan karya bakti untuk membersihkan area lingkungan warga,” kata Wawan.

Wawan menjelaskan bahwa hari ini jumlah penderita demam membludak.

“Sudah seminggu kejadian ini berlangsung tapi bertahap, awalnya cuma satu atau dua orang diobati sembuh, besok nya sama seperti ini, mudah-mudah hari ini puncaknya,” kata Wawan

Wawan menambahkan bahwa dari pihak puskesmas dan posyandu melakukan juga pengobatan kerumah warga.

“Selain pengobatan di Madrasah, pengobatan dilakukan langsung kerumah-rumah warga, bagi warga yang tidak bisa datang langsung kesini,” ucapnya.

Wawan berharap ini kejadian terakhir dan tidak terulang kembali.

“Setelah dilakukan bersih-bersih kemungkinan akan dilakukan foging juga, kita hanya bisa melakukan semaksimal mungkin agar kejadian seperti ini tidak terjadi kembali, dan semoga atas kejadian ini warga lebih peduli atas kesehatannya dan kebersihan rumah termasuk lingkungannya,” pungkas Wawan.

Untuk team kesehatan sendiri dari pihak Puskesmas belum bisa diambil banyak keterangan, karena prihal prosedur dan penyebab terjadinya deman pada warga masih belum diketahui pasti apa dari nyamuk atau dari hal yang lain.(Wita)

No More Posts Available.

No more pages to load.