Peringatan Bulan Bahasa dan Maulid Nabi di SMPN 2 Garut Kota Diisi Berbagai Perlombaan

oleh -181 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

SMP Negeri 2 Garut Kota dalam dua hari berturut-turut menggelar dua acara penting yakni Peringatan Bulan Bahasa Tahun 2022 pada hari Kamis (27/10) dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah pada hari Jum’at (28/10). Kedua acara tersebut berlangsung di Komplek SMPN 2 Garut, Jalan Ahmad Yani No 43 Garut, Jawa Barat.

Kepala SMPN 2 Garut Kota, H. Darsono, S.Pd, M.Pd dalam keterangannya menyebutkan, acara hari ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Tahun 2022, yang tujuannya untuk mewujudkan rasa cinta terhadap bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.

“Dalam penyelenggaraan Bulan Bahasa di SMPN 2, disertakan berbagai kegiatan/ lomba-lomba yang berkaitan dengan keterampilan berbahasa. Diantaranya, Lomba Pidato, Baca Puisi, dan Lomba Menulis/Mengarang Cerita. Semua itu sekedar untuk meningkatkan apresiasi dan kreatifitas siswa kita saja,” jelasnya kepada Media Fakta dan Realita saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (27/10/2022).

 

Darsono menerangkan, pelaksanaan kegiatan terbagi di empat titik lokasi, pertama GOR dipakai sebagai tempat lomba pidato, lalu ada dua ruang kelas yang digunakan untuk lomba membaca puisi dan menulis cerita, serta satu lokasi lagi yang di tengah (lapangan upacara) dipergunakan untuk menampilkan kreatifitas pentas seni siswa.

“Jadi khusus anak-anak yang punya minat dan bakat seni, kita fokuskan tempatnya di lapangan upacara, sehingga bisa ditampilkan kepada rekan-rekannya sebagai bentuk apresiasi seni,” ucap sosok Kepala Sekolah yang baru 2 bulan ini menjadi orang nomor satu di SMPN 2 Garut Kota.

Darsono menyebutkan, mengingat tingginya antusiasme anak didiknya terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan, maka ia pun akan berupaya mengagendakan kegiatan Bulan Bahasa ini secara rutin untuk setiap tahunnya.

“Saya lihat sendiri mereka begitu antusias mengikutinya. Lomba puisi, bahkan tadi itu pesertanya sudah ada 74 orang yang ikut. Lomba pidato dan menulis cerita juga sama, banyak yang mengikuti. Begitu pun untuk yang pentas kreatifitas seni, mereka sejak pagi terus bergantian tampil di atas panggung,” terangnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.