Ketua DPK KNPI Kecamatan Karangpawitan Angkat Bicara Soal Beras Buruk, Kami Anggap Dinsos Garut telah Gagal

oleh -14 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

HEQI Irfani S.E., selaku Ketua DPK KNPI Kecamatan Karangpawitan juga angkat bicara soal permasalahan beras buruk yang disalurkan oleh Dinas Sosial Garut.

“Saya menduga Dinas Sosial tidak sanggup mengelola bantuan bantuan pangan bagi masyarakat seperti ini, buktinya dulu saya mendengar ada telor busuk yang tidak kunjung dibagikan, lalu hari ini di kecamatan saya sendiri warga masyarakat mendapatkan kualitas bantuan pangan yang buruk,” kata Heqi kepada Fakta dan Realita di sela-sela kesibukannya, Minggu, (27/09/2020).

Ia juga meminta adanya evaluasi terhadap kepemimpinan Kadinsos Garut ini, saya bicara begini karena Ia itu digaji dari uang kita (rakyat) tetapi program-programnya selalu merugikan rakyat.

“jangan karena anggarannya besar dan habis pakai, lalu masyarakat yang menerimanya juga memang sedang membutuhkan, dinas seenaknya dalam memberikan bantua” ungkap Heqi.

Lanjutnya, saya dengar alasan mereka, katanya bantuan tersebut salah kirim. Jikalau salah kirim, kenapa bisa!?, satu truk beras buruk bisa nyasar kesitu, inikan aneh.

“Saya minta pengusahanya dievaluasi juga, usaha boleh tapi jangan sampai merugikan rakyat”, tegasnya.

Selain itu yang perlu di tekankan kami KNPI Kecamatan Karangpawitan akan berkomunikasi dengan seluruh unsur baik di pemerintahan kecamatan maupun di tingkat desa untuk secara bersama- sama mendorong Dinas Sosial bekerja dengan baik.

“Warga di kecamatan kami ini, sudah cukup sedih dengan adanya covid-19, apalagi dengan dibatasinya aktivitas. Jangan lantas ditambah penderitaan lagi dengan menerima pangan yang kualitasnya sangat buruk, itu tidak manusiawi,” pungkasnya

Reporter : Wa’Oded | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.