Penerima PKH dan Jaminan Sosial di Bireuen Keluhkan Soal Keharusan Vaksinasi

Berita Utama164 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Bireuen, Fakta dan Realita-

SEJUMLAH warga penerima bantuan PKH dan Jaminan Sosial di 609 desa yang ada di Kabupaten Bireuen, mengeluh dengan adanya keputusan dari pihak pemerintah yang mewajibkan mereka untuk ikut menjalani penyuntikan vaksin covid-19, dengan alasan untuk memutuskan mata rantai ancaman penyebaran virus corona di kalangan masyarakat luas.

Seperti disampaikan oleh salah seorang warga penerima bantuan PKH asal kecamatan Jeumpa, Bireuen yang tak mau disebutkan namanya menyebutkan, bahwa dia rela melepaskan bantuan PKH itu asalkan tidak divaksin.

“Seharusnya pemerintah tidak boleh mengambil hak orang miskin yang sudah diberikan secara ikhlas, dan juga tidak disangkut pautkan dengan vaksinasi covid-19. Kalau hal ini terus dipaksakan,  dikhawatirkan akan timbul masalah baru,” tandasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun media Fakta dan Realita, kewajiban penyuntikan vaksin covid-19 tertuang pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2021 Tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi, dalam rangka penanggulangan covid-19 sesuai dengan pasal 13A (4) yang berbunyi “Setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksinasi covid-19, bagi yang tidak mengikuti vaksinasi covid-19, sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) dapat dikenakan sanksi Administratif seperti :
1.Penundaan dan Penghentian Pemberian Jaminan sosial atau Bantuan sosial.
2. Penundaan atau Penghentian Layanan Administrasi Pemerintahaan,dan/ atau
C. Denda.

Aturan ini juga dibenarkan oleh Kadinsos Bireuen, Mulyadi saat dikonfirmasi Media Fakta dan Realita melalui Whatsapp handpone gengam miliknya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, untuk perkembangan kasus Covid-19 di kabupaten bireuen, dari hasil konfirmasi media ini, pada Kamis 17 Juni 2021, bersama Kadinkes Bireuen, dr. Irwan A. Gani melalui Kasie Surveilans dan Imunisasi, Khairiah, SKM, diketahui  bahwa jumlah kasus terpapar Covid-19 di bireuen saat ini berjumlah 944 orang, sembuh 733 orang, yang masih dalam perawatan 117 orang, sedangkan untuk kasus meninggal dunia jumlahnya 54 orang. Selain daripada itu, khusus untuk pelaksanaan vaksinasi, dilaporkan bahwa jumlah masyarakat Bireuen yang telah divaksin pada Dosis 1 berjumlah 21.797 orang, dan untuk Dosis 2 sebanyak 882 orang.

Inline Related Posts  Kepengurusan Baru PGRI Garut Kota Masa Bakti 2020-2025 Terbentuk, Rahmat S.Pd Nakhoda Baru

Dalam kesempatan tersebut, Kadinkes Bireuen, dr. Irwan A Gani melalui Kasie Surveilans dan Imunisasi, Khairiah, SKM, juga menghimbau kepada masyarakat Bireuen agar tetap menjaga Protokol Kesehatan dimanapun dan kapanpun.

Reporter : Hendra G| Editor : Red_FR

()