11 April 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Pelaksanaan kegiatan KSN, FLS2N, KOSN dan PAI Tingkat SD se-Kecamatan Garut Kota Tahun 2020, Menjadi Titik Awal Kebangkitan Prestasi

Garut, faktadanrealita.com-

Berlangsung di Komplek SD Negeri 1,2,3,4, dan 5 Kota Kulon, jalan Ciledug no. 213, kelurahan Kota Kulon, kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Senin (03/03/2020), Kantor koodinator wilayah Dinas pendidikan kecamatan Garut Kota, melaksanakan kegiatan KSN, FLS2N,  KOSN dan PAI tingkat Kecamatan Tahun 2020 dengan tema “Kita Wujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter Mulya dan Berprestasi”.

Hadir dalam acara Camat Garut Kota, Bambang Hafidz, M.Si bersama Forkopimcam Garut Kota, Korwil Pendidikan Garut Kota, Drs. Engkur, S.Pd, M.pd beserta jajaran, Korwas Garut Kota, H.Memet S.Pd, M.Pd beserta jajaran, Para Kepala Sekolah SD se-Garut Kota, Para Juri, Wasit dan juga para peserta lomba.

Dibuka secara resmi oleh Camat Garut Kota, Bambang Hafidz, M.Si, dalam sambutannya camat menyampaikan bahwa program kegiatan tahunan ini sangat bermanfaat tentunya untuk mencari bibit- bibit siswa berprestasi dalam berbagai bidang baik sains, seni maupun olahraga dan PAI, untuk nantinya bisa menjadi siswa berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sekolah khususnya dan Kecamatan Garut Kota pada umumnya, pada kegiatan di tingkat Kabupaten, Propinsi dan Nasional.

Camat juga mengatakan, di tingkat kabupaten sebetulnya kecamatan Garut Kota ini sarat dengan prestasi, dan selalu keluar sebagai Juara Umum dalam berbagai lomba-lomba, termasuk lomba-lomba yang berkaitan dengan bidang Pendidikan, namun entah kenapa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini kita kalah bersaing, malah kecamatan Tarogong Kidul yang sedang merajai, untuk itu dari pelaksanaan kegiatan hari ini, ada harapan besar kita akan mengulangi kembali kejayaan Garut Kota dengan merebut kejuaraan di tingkat kabupaten.

“Saya berharap penuh kepada seluruh peserta lomba agar dapat menunjukkan kemampuan tebaiknya, supaya nantinya bisa diandalkan menjadi duta kecamatan Garut Kota di tingkat kabupaten, sebagai bagian dari keingginan kita untuk merebut kembali gelar juara umum yang sempat hilang dalam 3 tahun terakhir ini,” ujar Bambang penuh harap.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan, H. Asep Paweka, S.Pd, M.Pd, dalam keterangannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan lomba KSN, FLS2N, KOSN dan Pentas PAI tingkat kecamatan Garut Kota ini, selain telah menjadi agenda rutin Kementerian Pendidikan di setiap tahunnya, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka  mengukur kecerdasan siswa, baik fisik, mental, kreatifitas, karakter dan prestasi.

Terkait waktu, tempat, jenis perlombaan, Asep Paweka menerangkan semuanya dengan detail sebagai berikut :

1. Kompetisi Siswa Nasional (KSN)

Memperlombakan dua mata pelajaran yaitu Matematika dan IPA, berlangsung pada tanggal 18 Februari 2020, bertempat di SDN 13 Regol, jalan Siliwangi Garut. Kegiatan KSN telah selesai dilaksanakan, berikut  nama-nama juaranya secara berturut-turut;

Matematika, juara 1 Satria Kamil Sya’bani SDIT ATIMU, juara 2 Ahsan Alawudin Ikram SDN 13 Regol, juara 3 Muwaffaq keissara AddHakiel SDIT ATIMU.

IPA, juara 1 Aghnat Rizky Gumilar SD Muhammadiyah 5, juara 2 Alvin Ahmaf Gunarsa SD Kartika, juara 3 Febrian Al-hasbi SDN 5 Paminggir.

Baca Juga :   Selain Mematuhi Protkes Covid, Satuan Pendidikan Bireuen, Patuh Terhadap Aturan Penetapan Kota Santri

2. Festval Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)

Terdiri dari 5 jenis perlombaan yaitu Seni Tari, Pantomim, Menyanyi Tunggal, Gambar Bercerita dan Kriya Anyam, berlangsung tanggal 3 maret 2020, bertempat di Komplek SDN 1,2 dan 5 Kota Kulon, Jalan Ciledug 213 Garut.

3. Kompetisi Olah Raga Siswa Nasional (KOSN)

Terdiri dari 7 jenis Perlombaan yaitu Atletik, Bulu Tangkis, Karate, Renang, Pencak Silat, Senam dan Sepak Bola Mini, berlangsung tanggal 4 – 11 Maret 2020. Bertempat di GOR PGRI Garut Kota, jalan Sudirman Garut, dan berbagai tempat lainya.

4. Pentas PAI

Terdiri dari 8 jenis Perlombaan yaitu Lomba Cerdas Cermat, Hifdzil Qur’an, MTQ, Kafiat Shalat Fardhu, PILDACIL, Kaligrafi, Qosidah dan Lomba Adzan, berlangsung tanggal 3 – 4 maret 2020, bertempat di GOR PGRI Garut Kota, jalan Sudirman Garut.

“Para juara dari seluruh rangkaian perlombaan tersebut nantinya akan diikut-sertakan pada perlombaan sejenis di tingkat kabupaten,” terang Asep.

Asep Paweka menilai, keberhasilan seorang siswa dalam mengikuti suatu perlombaan, sangat dipengaruhi oleh keberhasilan guru-gurunya dalam menyampaikan proses pembelajaran kepada anak didiknya tersebut.

“Jika anak didiknya berhasil, maka bisa dipastikan gurunya telah berhasil memberikan pembelajaran yang baik, begitupun sebaliknya,” ungkapnya.

Asep paweka berharap, para guru dapat lebih menggali potensi yang dimiliki oleh anak didiknya, tidak hanya dalam mengikuti lomba seperti ini saja, akan tetapi di berbagai hal lainnya, namun semua itu, kata Asep Paweka, tentunya harus juga diimbangi dengan keseriusan guru itu sendiri tatkala memberikan sebuah materi pembelajaran.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Panitia kegiatan, H. Rahmat, S.Pd yang akrab dipanggil kang Amat ini, mengatakan bahwa untuk melaksanakan rangkaian perlombaan dengan banyak kategori lomba didalamnya, memang tidaklah mudah, selain butuh banyak biaya dan personil, dibutuhkan pula suatu pengaturan yang tepat dan terarah, dengan tidak melupakan hal-hal yang bersifat efektif-efesien.

Oleh karenanya, menurut kang Amat, selama kegiatan perlombaan ini berlangsung dirinya akan selalu berkordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat, tentunya dengan memperhatikan saran dan petunjuk ketua panitia (Asep Paweka) agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses sesuai dengan harapan kita semua.

“Demi suksesnya kegiatan ini, satu yang wajib diperhatikan dan dilakukan semuanya, baik itu panitia, juri, maupun para peserta, mari kita kedepankan kata ‘jujur’,” ujar kang Amat dengan lantang.

Kang amat berharap, untuk semua unsur yang terlibat dalam gelaran ini agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Khusus untuk para juri dan wasit berusahalah seadil-adilnya dalam membuat keputusan, tidak melihat kanan kiri, indahkan tekanan dari siapapun itu, “pokoknya maju terus, kalau menurut juri jelek ‘ya’ katakan saja jelek, kalau bagus katakan pula bagus, itulah jujur,” pungkasnya.(Wena/Hadi)

Bagikan :
error: Protect !!!