Update Terbaru Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut Per 6 April 2020 Pukul 19.30 WIB

oleh -7 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

Perkembangan terbaru kasus Covid-19 di kabupaten Garut menurut data dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang sampai di meja redaksi Fakta dan Realita pada hari Senin tanggal 6 April 2020 pukul 19.30 WIB, tercatat ada tambahan 54 kasus baru orang dalam pemantauan (ODP) sehingga merevisi jumlah keseluruhan ODP sebelumnya menjadi 1652 kasus dari jumlah 1598 kasus yang terdata pada hari minggu kemarin, sementara untuk pasien dalam pemantauan (PDP) diketahui ada tambahan 3 kasus baru sehingga dari semula 21 kasus menjadi 24 kasus, sedangkan untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 144 kasus kini menjadi 151 kasus, karena ada tambahan 7 kasus baru.

Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini pasien positif (Suspect) Corona masih tetap 2 kasus, sedangkan untuk ODP, sekarang jumlahnya menjadi 1.652 kasus. jumlah tersebut meliputi 1.083 kasus dalam keadaan isolasi mandiri, 551 kasusĀ  selesai, dan 18 kasus masih dalam perawatan.

“Khusus untuk ODP yang melakukan Isolasi mandiri, terdapat penurunan sebanyak 88 kasus. Dari sebelumnya 1.171 kasus kini menjadi 1.083 kasus. Untuk kasus ODP yang telah selesai, hari ini ada 144 kasus selesai, dari 407 kasus menjadi 551 kasus selesai, dan yang masih dalam perawatan dari semula 20 kasus menjadi 18 kasus atau ada penurunan kasus ODP dalam perawatan sebanyak 2 kasus,” ungkap Ricky.

Lanjut Ricky, bertambahnya 3 kasus baru PDP berdasarkan atas laporan dari Puskesmas dan juga RSUD dr. Slamet Garut.

“Jadi untuk penambahan kasus PDP ini, sebagian besar penyebabnya dikarenakan pasien tersebut mempunyai riwayat perjalanan dari wilayah zona merah,” katanya.

Ricky menambahkan, saat ini di RSUD dr. Slamet ada 9 kasus PDP yang masih dalam perawatan Tim Medis.

Khusus kasus ODP, kata Ricky, kasusnya tersebar di berbagai kecamatan, dengan rata- rata sebaran antara 20 hingga 25 kasus, yang mana kecamatan Cibatu mencatatkan diri sebagai kecamatan dengan ODP terbanyak dengan 16 kasus. Sedangkan untuk PDP nya, kecamatan Bayongbong menjadi yang tertinggi dengan 4 Kasus PDP.

Ricky juga menginformasikan bahwa, dalam beberapa hari ini, hampir semua puskesmas dan rumah sakit yang ada di kabupaten Garut telah menyediakan Rapid test, walaupun jumlahnya belum maksimal. Namun meskipun terbatas, diharapkan dengan adanya rapid test ini, setidaknya dapat lebih memudahkan para petugas medis dalam mengetahui positif tidaknya seorang pasien.

Terakhir Ricky menyebutkan, khusus perkembangan 2 pasien suspect Corona, berdasarkan pengamatan sampai dengan pukul 16.00 WIB sore tadi, Pasien KC-1 diketahui sudah tidak menggunakan oksigen lagi, karena pernapasannya sudah mulai lancar, sedangkan untuk keadaan pasien KC-2, secara fisik kondisinya terlihat lebih baik dan sudah ada peningkatan.

Reporter : WH/DAN | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.