TNI-Polri, DPC PDIP Garut dan Camat Karangpawitan Bahu-membahu Bangunkan Rumah Janda Penyapu Makam

oleh -2 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

TNI-Polri, DPC PDI-P Kabupaten Garut dan Kecamatan Karangpawitan bersininergi melaksanakan kegiatan pembangunan rumah janda prasejahtera bernama Mak Idah Wati (54), seorang ibu yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang bersih-bersih makam di Kampung Cihaur RT 04/RW01, Desa Lebak Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat.

Mak Idah Wati diketahui selama ini sudah 7 tahun menempati rumah yang sama sekali sudah tidak layak huni. Namun kini Ia merasa lega dan bahagia, pasalnya Muspika Karangpawitan beserta jajarannya dan PDI-P Kabupaten Garut dengan dibantu warga sekitar bersinergi bahu-membahu bergotong-royong membangunkan rumahnya menjadi jauh lebih layak dari sebelumnya.

Dalam kegiatan pembangunan rumah Mak Idah tersebut, hadir dilokasi Camat Karangpawitan, Rena Sudrajat, Danramil 1102 Karangpawitan, Kapten Inf. Deni Kusdani, Babinsa 1102/Krp, Serda Asep Saepurohman, Sertu Yuharkinus, Serda Dida, Kanit Provos Polsek Karangpawian, Aiptu Dani kristian, Babinkantibmas Polsek Karangpawitan, Aiptu Tjetjep Riyanto, Bripka Geovanny, serta Ketua DPC PDIP Garut yang juga Ketua Frasksi PDIP DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan, Kades Lebak Agung, Aep Saepudin, RT/RW dan warga setempat.

Camat Karangpawitan, Rena Sudrajat, mengatakan, gerakan ini merupakan aksi kepedulian sosial dari TNI-Polri yang berkolaborasi dengan DPC PDIP Garut dan jajaran Pemerintahan Kecamatan Karangpawitan yang dibantu juga oleh masyarakat sekitar guna membangunkan rumah Mak Idah.

“Mak Idah tinggal di sini sudah cukup lama. Beliau ini adalah yang suka bersih-bersih makam Bojong ini. Insya Allah, kami akan melaksanakan kerja bakti gotong royong untuk membangunkan rumah Mak Idah yang layak huni. Bapak Bupati dan Korpri juga ikut membantu untuk terwujudnya pembangunan ini,” katanya, Ahad (12/7/2020).

Rena pun berharap, dengan adanya kolaborasi secara gotong royong ini, dalam waktu dekat pembangunan rumah Mak Idah bisa cepat terselesaikan, sehingga Mak Idah bisa tinggal di tempat yang layak huni.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, kepada awak media mengaku pihaknya sangat mengapresiasi atas kepedulian yang ditunjukan Forkopimcam Karangpawitan dalam membantu warganya yang membutuhkan.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Forkopimcam Karangpawitan. Karena mungkin menjadi penting untuk memperkokoh kekuatan gotong royong,” ucapnya.

Menurut Yudha, gotong royong ini memang esensi dari Pancasila, dan jati diri bangsa juga.

Yudha menambahkan, kalau di TNI ada istilah 8 wajib TNI yang tercantum di poin ke-8 yang salah satunya adalah mempelopori usaha-usaha mengatasi kesulitan rakyat.

“Hari ini, TNI-Polri dan Forkopimcam menunjukan itu, dan saya sangat mengapersiasi. Selaku anggota DPRD Garut, saya juga akan berusaha semampu yang saya bisa ikut bergotong royong agar rumah Mak Idah yang layak huni segera terwujud,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang sampai ke Media Fakta dan Realita, rencananya rumah Mak Idah ini akan dibangun secara permanen dengan ukuran sekitar 30 m2 (5 m X 6 m).

Terpantau Fakta dan Realita, terjadi sinergitas yang luar biasa antara Camat Karangpawitan, Danramil 1102/krp dan anggota DPRD Kabupaten Garut dari fraksi PDI-P di lapangan, semua berbaur tidak mengenal pangkat dan jabatan. Mereka hanya punya satu tujuan yaitu bergotong-royong membangunkan rumah mak Idah Wati.

Reporter : Asep Prawita|Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.