Tagihan Listrik Membengkak Hingga 24 Kali Lipat, Perangkat Desa ini Protes pada PLN Cikajang Garut

oleh -15 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

PERANGKAT Desa Kramatwangi, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat Selasa (16/6/2020), mendatangi kantor Unit Layanan Pelanggan area Cikajang untuk memprotes besarnya tagihan listrik yang membengkak hingga 24 kali lipat dari biasanya.

Sekretaris Desa Kramatwangi, Gugun Gustaman mengaku kaget tagihan listrik membengkak, sehingga mendorongnya untuk meminta penjelasan dari PLN Cikajang. Salah satunya rumah warga yang mengalami kenaikan tagihan listrik Rp2,4 juta.

“Anehnya langsung ada tagihan Rp2,4 juta,” kata Gugun kepada Fakta dan Realita.

Gugun menjelaskan tagihan listrik sebelumnya hanya Rp100.000 per bulan. Namun kali ini membengkak hingga Rp2,4 juta.

“Kalau normal biasanya Rp100.000, ini tidak tahu bayar apa, mungkin beban,” ujar dia.

Atas hal itu, dia mengaku akan mendata warga lain yang mengalami kenaikan tagihan listrik. Saat ini ada puluhan orang yang mengadu terkait kenaikan tagihan listrik

“Kami akan mendata orang-orang yang tagihan lisrik membengkak,” ucapnya.

Sementara itu, pihak PLN Cikajang akan menampung keluhan masyarakat terkait tagihan listrik. Rata-rata pengaduan selama ini beragam mulai pemadaman hingga tagihan listrik.

“Kami konfirmasi bidang terkait dulu. Mudah-mudahan yang disampaikan masyarakat menjadi lebih baik buat PLN,” katanya.

Sampai tadi siang belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN area Cikajang terkait masalah membengkaknya tagihan listrik di desa Kramatwangi ini.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.