11 April 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Sujiwo Tedjo, Sang Budayawan Kenamaan “Madud Bareng” Komunitas Paduder Garut

Garut, faktadanrealita.com

Komunitas Paduder menggandeng budayawan ternama Sujiwo Tedjo dalam acaranya yang bertajuk “Kebangsaan” dengan tema “Tirakat dan Siasat Kebudayaan” yang bertempat di gedung serba guna BSM, Jalan Sudirman, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Sabtu (22/02/2020).

Kegiatan komunitas Paduder ini selain dihadiri oleh 40 lintas komunitas, juga dihadiri oleh budayawan ternama Mbah Sujiwo Tedjo, serta dimeriahkan oleh beberapa komunitas budaya, salah satunya Bengkel Seni Awi Cakra.

Menurut Denis sebagai pendiri komunitas paduder, mengatakan bahwa paduder berdiri pada tanggal 4 juli 2015.

“Padud sendiri atau alat hisap tembakau pertama kali ada di Indian, seiring waktu mulai tersebar dan sampailah di Indonesia,” kata Denis

Denis menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merekatkan tali silaturahmi yang bermuara pada sila ke tiga, Persatuan Indonesia.

“Salah satu tujuannya memanggil lagi nurani kita untuk kembali ke nasionalisme, cinta kepada negeri ini, kepada bangsa ini, dari berbagai kalangan kita kumpul di sini,” ucapnya

Baca Juga :   Bencana Tanah Longsor Kembali Terjang Kecamatan Talegong

Menurut Denis dari Padud itu sendiri terdapat filosofi yang luar bisa tentang kebersamaan.

“Filosofinya dipadud (cangklong-red) ada satu lubang untuk masuknya bako/tembakau tanpa kita liat jenis bakonya itu sendiri, yang luar biasa disana ada silaturahminya, ada berbagai tukar pikiran, rasa rizki ilmu, jadi ini legasi yang harus kita turunkan ke anak muda,”jelasnya.

Denis pun berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa bermanfaat, sebagai salah satu cara pemersatu bangsa.

“Paduder sendiri untuk anggota tersebar bukan hanya di Indonesia, tetapi dimanca negara dan indonesia adalah pengguna padud atau angklong terbesar di Indonesia, jadi besar harapan kami dengan adanya acara ini kita bisa lebih dekat, peraudaraan yang lebih kuat dan tentunya persatuan Indonesia tetap terjaga,” pungkasnya.(Wita)

Bagikan :
error: Protect !!!