Seringkali Terjadi Banjir, UPT PUPR Tarogong Kaler Garut Lakukan Perbaikan Saluran Air di Simpang Perempatan Jalan Rancabango-Jalan Lingkar Baru

oleh -3 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

SEBAGAI UPAYA untuk mengantisipasi sering meluapnya air yang kadang menyebabkan banjir, Dinas PUPR kabupaten Garut melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR Tarogong Kaler mengadakan kegiatan pembersihan Box Culvert atau gorong-gorong saluran air yang berada di Simpang Perempatan Jalan Rancabango-Jalan Lingkar Baru kecamatan Tarogong , kabupaten Garut, Jawa Barat, Jum’at (17/04/2020).

Kepala UPT PUPR Tarogong Kaler, Dian Andri yang akrab dipanggil Jayen (Jay) mengatakan, kegiatan yang melibatkan alat berat berupa beku ini bertujuan untuk merefungsikan box culvert saluran air yang dalam beberapa hari ini terlihat kurang berfungsi sehingga kerap menyebabkan terjadinya genangan air.

Foto: Kepala UPT PUPR Tarogong Kaler sedang mengawasi pekerjaan (baju coklat di kiri)

“Kita selama dua hari kedepan ini akan melakukan penggalian pada titik saluran air tersebut untuk mengangkat material lumpur dan sampah serta material lainnya yang disinyalir telah menjadi penghambat kelancaran aliran air selama ini,” ujar Jay.

Lanjut Jay, untuk mengantisipasi masalah ini kita akan mengangkat seluruh Box culvert yang terpasang untuk dibersihkan dari endapan lumpur, kerikil dan sampah-sampah plastik yang tersangkut didalamnya.

Foto: para pekerja sedang membersihkan material Tanah dan sampah yang ada di dalam rangkaian gorong-gorong

“Benar saja dari box-box culivert yang telah kita angkat terlihat adanya tumpukan material lumpur dan sampah, box kulivet berbentuk kotak yang berukuran 80 x 80 cm tersebut, ketebalan yang tersisa cuma 20 cm saja untuk aliran air, sedangkan yang 60 cm nya tertutup material tadi, makanya air tak bisa mengalir dengan lancar,” terang Jay.

Dikatakan Jay, setelah seluruh box culvert kita angkat dan dibersihkan, semuanya akan kita pasang kembali sesuai posisinya agar berfungsi sebagaimana mestinya.

“Pemasangan Box culvert sendiri tidaklah sembarangan, harus dilakukan ekstra hati-hati dengan menggunakan alat berat yang sudah disesuaikan dengan ketinggian, kelurusan hingga kemiringannya. setelah terpasang dengan benar, kemudian tinggal menguruk permukaannya kembali.” ungkap Jay.

Foto: Box culvert diangkat dan di bersihkan oleh para pekerja dari UPT PUPR.

Jay menambahkan, selama ini UPT PUPR Tarogong Kaler selalu merespon dengan cepat segala permasalahan yang menyangkut tersendatnya saluran air. “Kadang kita dalam bekerja sudah tak mengenal waktu dan kondisi cuaca, entah itu malam atau siang, entah dalam keadaan hujan ataupun panas, kita selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Jay.

Jay juga mengatakan, bahwa sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Garut dalam penanganan masalah mampetnya saluran air, namun demikian tentunya semua itu akan berjalan lancar jika masyarakat juga turut mendukungnya.

Oleh karena itu Jay berharap dukungan masyarakat berupa kedisiplinan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air dapat terwujud dengan baik.

“Terutama jangan buang kantong plastik atau kresek, karena kantong plastik bisa menjadi tempat lumpur atau kerikil bersarang, kalau sudah begitu pasti aliran air tersendat hingga meluap ke luar jalur, maka dari itu sekali lagi saya berharap hal tersebut tidak terjadi lagi dan mudah-mudahan dapat dipahami, dilakukan dan dibiasakan oleh masyarakat,” pungkas Jay.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.