Dijelaskannya, korban merupakan pekerja sebagai operator alat berat yang bertugas memadatkan tanah yang akan digunakan sebagai jalur rel kereta api.

Korban, kata Maradona, mengalami kecelakaan tertabrak mundur truk pasir lalu tergilas ban hingga mengalami luka berat pada bagian paha kaki kanan dan kiri, bahkan harus diamputasi.

“Pihak keluarga menduga ada unsur kelalaian dalam kejadian kecelakaan yang dialami oleh Darsita sehingga kemudian melakukan pelaporan kepada kita,” katanya.

Sementara itu, Humas PT. KAPM, Hasbi membenarkan adanya  kejadian kecelakaan kerja, dan pihak perusahaan sudah membantu Darsita, pihaknya telah bekerja sama dengan pihak perusahaan penyedia alat berat yang memperkerjakann korban.

“Walau Pak Darsita bukan pekerja langsung KAPM, kami juga ‘concern’ dengan kesehatan beliau dan selalu memantau dari perusahaan Pak Darsita melalui ownernya, Pak Eka,” kata Hasbi.(Wena)