Penyaluran BPNT di Desa Keresek Cibatu Mandeg 3 Bulan, Anehnya ada Agen yang tak Paham Kualitas Barang ?

oleh -16 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

PENYALURAN sembako program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa Keresek, kecamatan Cibatu, kabupaten Garut, sempat mandeg atau tak terealisasi selama 3 (tiga) bulan belakangan ini.

Padahal di E-Waroeng atau Agen Yeyen yang berada di kampung Asem Wetan, desa Keresek, disitu terpampang jelas beberapa item/barang di depan tokonya. Seperti untuk paket dua bulan (Januari dan Februari), antara lain, Beras 20 kg Rp 240.000, Daging ayam 2 kg Rp 36.000, Telor ayam 1 kg Rp 36.000, Kentang 1 kg Rp 14.000, Buah apel 1 kg Rp 64.000 dan tahu Rp 5.000.

Ketika Tim Media Fakta mendatangi untuk menanyakan siapa dan darimana suplayernya serta legalitas berasnya, Yeyen selaku pemilik E-Waroeng tidak mengetahui sama sekali. “Beras ini dari penggilingan setempat atau ‘heler Pak dadang’. Mengenai yang lainnya saya tidak paham,” ucapnya singkat, Sabtu (27/03/2021) lalu.

Sementara itu, Sekretaris LSM Barisan Semut Merah Indonesia (BASMI) DPP Jabar, E. Yoshefin, saat dimintai tanggapannya melalui telepon selulernya, dia menanggapi serius ketidak tahuan salah satu agen di desa Keresek tersebut. Menurutnya, harus pihak yang terkait misalnya TKSK atau tim pembina para para agen/ E-Waroeng, memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan (agen).

Sebab lanjutnya, bila kemudian diantara item/barang (paket sembako) itu ternyata berkualitas buruk, lalu siapa yang akan bertanggung jawab. E Yos, mencontohkan jika kualitas berasnya tidak bagus atau kulitasnya buruk, apakah pihak perusahaan pengilingan beras akan bertanggungjawab..?, tandasnya.

“Untuk itu perlu di evaluasi lagi dan diberikan pemahaman kepada agen E-Waroeng yang masih minim pengetahuannya. Sebab BPNT adalah program sosial kemanusiaan yang paket sembakonya untuk dikonsumsi. Jadi harus dinyatakan layak konsumsi,” tegas E Yos, Minggu (28/03/2021).

Reporter : Wa’Oded | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.