Pasukan Kebersihan Dinas LHKP Garut ‘Babat Habis’ Tumpukan Sampah Pusat dan Pinggiran Kota

oleh -12 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

SUASANA malam takbiran disekitar pusat kota Garut atau Pengkolan, Sabtu (23/05/2020) malam tadi berlangsung riuh ramai. Malam yang merupakan malam terakhir di bulan Ramadhan menjelang perayaan hari raya Idul fitri 1441 H besok harinya itu memang agak berbeda, mengingat di tahun ini semua sedang dihadapkan dengan adanya fenomena merebaknya wabah virus corona (covid-19).

Sudah tradisi, para pedagang musiman  sejak sore hari telah memenuhi ruas Jalan Ahmad Yani. begitu pula dengan para pengunjung yang juga tampak membludak walau tidak sebanyak di tahun-tahun sebelumnya. Namun sayang  baik pedagang maupun para pengunjung yang datang, kadang tak memperdulikan kebersihan lingkungannya, terutama dalam hal membuang sampah. Alhasil tumpukan sampah berceceran di mana-mana.

Namun demikan semua itu seakan tak menghalangi kegigihan pasukan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (Dinas LHKP) kabupaten Garut untuk menjalankan tugasnya menyapu bersih sisa-sisa tumpukan sampah para pedagang dan pengunjung malam takbiran di seantero pusat kota.

Kabid Kebersihan Dinas LHKP, Taufik Buldani kepada Media Fakta dan Realita menyebutkan, kegiatan ini merupakan agenda yang rutin dilakukan DLHKP setiap tahunnya.

Dikatakan Taufik Buldani yang akrab disapa opik, pada pembersihan sampah di malam takbiran kali ini, sesuai keputusan hasil rapat bapak Wakil Bupati, Pjs. Sekda Garut dan para kepala SKPD tadi siang yang bertempat di Setda Garut, Pemerintah Kabupaten Garut  memutuskan bahwa seluruh pertokoan dan para pedagang kaki lima yang beroperasi di pusat kota dibatasi waktunya sampai pukul 21.00 WIB. Lewat waktu itu para petugas sampah akan mulai membersihan kawasan yang telah ditentukan.

Dalam hal penanganan sampah kali ini, kata Opik akan diterapkan protokol kesehatan yang lebih teratur dan terencana dikarenakan sekarang ini sedang ada pandemi Covid-19, makanya para petugas kebersihan semuanya dilengkapi dan dibekali dengan masker, sarung tangan, hansanitizer dan kelengkapan lainnya.

“Demi mencegah paparan dari virus corona, para petugas kebersihan kita dibekali dengan kelengkapan alat kesehatan yang memadai supaya aman terhindar dari bahaya virus,” ungkapnya.

Opik berharap pasca pembersihan sampah nanti, khusus untuk para personil petugas penanganan sampah tidak terjadi hal-hal yang bersifat mengancam kesehatannya. Makanya setelah selesai kegiatan para petugas kebersihan tersebut akan kita cek satu persatu untuk memastikan kesehatannya.

Ditempat yang sama Kasi Kebersihan DLHKP, Dian Sugianto S.Sos mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 2 louder alat berat dari TPA Pasir Bajing, 14 armada Truk dan 14 Triseda guna penanganan opsih malam takbiran.

Lanjutnya, masing-masing armada terdiri dari 5 orang petugas penyapu sampah yang akan menyisir di 3 zona kegiatan yang telah ditentukan.

“Armada-armada dengan personilnya kita bagi 3 zona kegiatan yakni zona 1 sepanjang perkotaan yang meliputi Jalan Ahmad Yani mulai dari kawasan Apotik Sari sampai dengan perempatan Jalan Sukaregang, Zona 2 mulai Jalan Guntur, kerkoff, Jalan Mandalagiri, Ciwalen dan Pasar Baru serta Jalan Ciledug, dan Zona 3 meliputi sepanjang jalan Cimanuk, Papandayan, Maktal sampai Jalan Oto Iskandar Dinata perbatasan Pemda Garut,” jelasnya.

Dia berharap para pedagang dan pengunjung lebih tertib dalam membuang sampah apalagi sejak jauh-jauh hari sebelumnya, pihak DLHKP kabupaten Garut telah mensosialisakan kepada RT dan RW untuk menghimbau warganya agar tertib dalam membuang sampah.

Sementara itu menurut pantauan wartawan Fakta dan Realita sampai pukul 22.30 WIB di TKP, kegiatan pengamanan dan pembersihan malam takbiran dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman terus berlangsung. Tampak hadir PJs. Sekda Garut Zat Zat Munajat, Asda I Pemerintahan H. Nurdin Yana, Kepala Dinas Perhubungan, H. Suherman, Kasatpol PP Hendra dan Sekdis Dinas DLHKP H. Agus Rika.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.