Kadinsos Garut Monitoring Langsung Pendistribusian Dana Bansos Kabupaten

oleh -1 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

BANTUAN Sosial (Bansos) Kabupaten Garut sebesar Rp300 ribu/bulan selama 4 bulan bagi masyarakat terdampak bencana wabah Covid-19 khusus untuk 25 Kelurahan di kabupaten Garut mulai didistribusikan.

Seperti diketahui kabupaten Garut memiliki wilayah desa dan kelurahan, bantuan untuk wilayah desa terdampak Covid-19 dicover oleh BLT dari Dana Desa dengan bantuan Rp600 ribu/bulan untuk 3 bulan dan untuk wilayah kelurahan Pemkab Garut memberikan Rp300 ribu/bulan untuk 4 bulan.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) kabupaten Garut, Drs. Ade Hendarsyah, M.M disela-sela acara monitoring penyaluran dana BLT kabupaten ke berbagai wilayah kelurahan mengatakan, sesuai data pada hari ini (23/05/2020) warga yang terdampak Covid-19 di 13 kelurahan di Garut berhak mendapatkan bantuan uang sebesar Rp300 ribu/bulan untuk 4 bulan kedepan.

Dikatakannya, bansos bagi warga kelurahan ini berasal dari dana refocusing BTT pemkab Garut yang didalamnya terdapat pula anggaran Dinas sosial yang dialih fokuskan ke penanganan Covid-19.

Ia sangat mengapresiasi langkah Bupati Garut, Wabup, Sekda serta para Forkompinda lainnya, yang telah berperan dalam turunnya Bansos kabupaten ini, semoga ini membawa kebermanfaatan bagi semuanya.

Berdasarkan pantauan ke setiap kelurahan tadi, alhamdulillah proses pendistribusian bansos berjalan lancar dan cepat. Untuk kendala paling hanya berupa keterlambatan datang dari para penerimanya, dan mereka telah diarahkan untuk mengambilnya di Kantor Pos terdekat.

Ia pun menambahkan, untuk penentuan keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak atas bansos kabupaten ini, data sepenuhnya diserahkan kepada pihak kelurahan masing-masing agar lebih valid dan tidak tumpang tindih.

“Pihak kelurahan diyakini akan lebih tahu siapa-siapa saja yang berhak menerima bantuan, Dinas sosial hanya memvalidasi data ajuan saja, data sepenuhnya kelurahan yang bikinkan,” ujarnya.

Namun demikian, Ia mengakui bahwa secara keseluruhan dalam pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 di kabupaten Garut ini telah menyisakan PR bagi Dinas Sosial. Kesalahan dalam NIK, tumpang tindihnya bantuan, adanya warga miskin yang sama sekali belum tersentuh bantuan masih saja terjadi. Untuk itu pihaknya secepatnya akan mengevaluasi dan mem-padu padankan data dengan sebenar-benarnya agar kejadian seperti itu tak terulang kembali.

“Kita akan secepatnya mengevaluasi kendala-kendala tersebut sehingga kedepan diharapkan apapun jenis bantuan yang berasal dari pemerintah dapat sampai ke yang benar-benar berhak mendapatkannya,” tegasnya.

Sementara itu menurut Kepala kelurahan Muara Sanding kecamatan Garut Kota, Tatang Rohendi, SE yang diwakili Kasi Pemerintahan, Robi Subarman S.IP mengatakan, pelaksanaan bansos di kelurahannya tadi siang pukul 12.00 WIB telah selesai dilakukan, sebanyak 277 KPM telah menerima banso kabupaten, meski ada 5 orang yang terlambat datang, namun telah diarahkan untuk mengambil haknya di Kantor Pos dan Giro Garut.

Diungkapkan Robi, hingga saat ini penyaluran berbagai jenis bantuan terhadap warga yang terdampak Covid-19 di wilayah kelurahan Muara Sanding berlangsung aman, tertib dan lancar, tidak ada masalah semuanya baik-baik saja.

Terkait monitoring Kadinsos Garut, Robi menilainya sebagai salah bentuk tanggung jawab dan juga perhatian serius pemerintah terhadap kelancaran pendistribusian Bansos kabupaten ini.

“Saya mewakili Pak Lurah sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas monitoring yang dilakukan Pak Kadinsos Garut,” pungkasnya singkat.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.