8 Mei 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Meski Dengan Segala Keterbatasan, Dua Anak Ini Membuat Semua Orang Kagum

Garut, faktadanrealita.com-

Patut diapresiasi dan diberikan acungan jempol saat salah seorang siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Garut, Muhammad Andhika Alamsyah Rachmatulloh menampilkan kebolehannya bermain pencak silat yang diiringi oleh irama kendang pencak di atas pentas yang disaksikan ratusan penonton.

Pentas seni yang digelar di Halaman pusat perbelanjaan Ramayana jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat tersebut dalam rangka perayaan milad pertama Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG), Senin (30/12/2019).

Keterbatasan Muhammad Andhika Alamsyah Rachmatulloh sebagai anak berkebutuhan khusus tak menjadikannya tertinggal dari anak normal lainnya bahkan segudang prestasi pernah diraihnya dari pencak silat di bawah binaan Paguron Sinar Pusaka Putra, yang beralamat di Desa Haurpanggung,Tarogong Kidul, dan asuhan padepokan Yamakami /KWS di jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Garut.

Tidak hanya Muhammad Andhika Alamsyah Rachmatulloh yang perfom di atas pentas, namun sang kakak juga yang bernama Ardhia Pramesti Alyati yang masih menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Karsa Husada Garut menampilkan kebolehannya menari jaipongan dan mendapat aplaus tepuk tangan dari para penonton yang hadir.

Baca Juga :   Puncak Road to HUT 27 Tahun ANTV di Lapangan Kerkof, "Ada Band" Pukau Ribuan Penonton Garut

Saat diwawancara usai pertunjukan sang ibunda Andhika Alamsyah Rachmatulloh dan Ardhia Pramesti Alyati, Tati. S mengungkapkan kebanggaannya atas raihan prestasi dari kedua anak tercintanya buah perkawinannya dengan Ade S. yang kini beralamat di Perum Griya Cempaka Wangi Blok B no. 2 desa Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Sebagai orang tua tentu saja kami merasa bangga dengan apa yang dipersembahkan Muhammad Andhika Alamsyah Rachmatulloh dan kakaknya Ardhia Pramesti Alyati, semoga anak-anak kami terus dapat mempertahankan eksistensinya kecintaannya pada budaya Sunda”, ungkapnya penuh haru.

Kiprah Kedua kakak beradik ini telah mampu membuat orang tuanya bangga dan ini akan menjadi inspirasi banyak orang terutama bagi orang tua yang anaknya berkebutuhan khusus juga, segudang prestasi yang mereka dapatkan tentunya dengan perjuangan yang tidak mudah, namun dengan ketekunan tidak ada penghalang untuk maju dan berkarya, meski dengan keterbatasan, mereka terus bekerja keras dan hasil baik pun mereka dapatkan. (Dedi Oded).

Bagikan :
error: Protect !!!