8 Mei 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Longsor Terjang Talegong dan Cisewu Garut, 1 Warga Meninggal Dunia dan Satu Lagi Hilang Tertimbun

Garut, faktadanrealita.com

Diakibatkan Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (16/02/2020) telah mengakibatkan terjadinya longsor di kawasan kecamatan Cisewu dan Talegong. Wartawan Fakta dan Realita mengabarkan telah terjadi korban, Satu orang meninggal dunia dan satu lainnya dinyatakan hilang tertimbun.

Kepada wartawan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Agus Sofyan mengatakan longsor yang terjadi di Kampung Cikidang, Desa Sukajaya, Cisewu, mengakibatkan seorang warga atas nama Popon (56) meninggal akibat tertimbun.

“Saat kejadian Minggu malam itu, korban sedang bersama suaminya bernama Iim, hendak pulang dari sawah dan melewati lokasi longsor. Saat melintas tiba-tiba longsor, korban tertimbun batu dan meninggal dunia,” kata Tubagus, Senin (17/2).

Tubagus menjelaskan Popon sempat dibawa  sang suamin ke rumahnya. Namun baru sesaat tiba di rumah, korban sudah keburu meninggal.

Selain di Cisewu, bencana longsor juga terjadi di Kampung Legokbintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong.

Baca Juga :   Seiring Waktu, Penjualan Kopi Garut mulai Merangkak Naik

“Kantor SAR Bandung menerima informasi pukul 14.30 WIB dari pihak BPBD terkait longsor yang terjadi di Kecamatan Talegong akibat hujan deras,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah.

Akibat longsor tersebut, kata Deden, sedikitnya satu rumah rusak berat, 12 rumah dan 1 masjid dengan status terancam akibat longsor.

Longsor juga mengakibatkan satu orang warga  terkena timbunan longsor atas nama Karna (57). Satu rim rescue Kantor SAR Bandung diterjunkan menuju lokasi kejadian.

“Pukul 15.00 WIB, satu tim diberangkatkan untuk melakukan pencarian satu korban tertimbun longsor di Desa Sukamaju bersama unsur lain di lapangan,” ucap Deden.

Adapun tinggi tebing yang longsor sekitar 15 meter dan lebar 9 rumah di sekitar rumah Karna yang diduga tertimbun terancam longsor susulan.

“Untuk sementara warga korban longsor mengungsi di rumah saudara terdekatnya,” kata Deden menambahkan.(Wena/Agus Kucir)

Bagikan :
error: Protect !!!