17 April 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Kejar Peningkatan IPM Garut, Wakil Bupati Harapkan Kontribusi dari Sekolah Swasta

Garut, faktadanrealita.com-

Rakor Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS) SMP Swasta yang dihadiri 240 dari 288 SMP swasta se-Kabupaten Garut, resmi dibuka oleh Wakil Bupati Garut H. Helmi Budiman di Gedung Pendopo Garut, Senin (20/01/2020).

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut kini menjadi perhatian khusus Pemkab Garut. IPM Garut saat ini mencapai 65,42 hanya menempati peringkat ke-25 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, atau ketiga terbawah setelah Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Tasikmalaya. Kendati angkanya mengalami kenaikan sebesar 0,90 dibandingkan 2017 yang mencapai 64,52, namun posisinya tidak beranjak.

Wakil Bupati Helmi Budiman mengatakan, peran sekolah swasta dinilai sangat potensial, berarti, dan signifikan, terutama dalam mengejar ketertinggalan IPM. Untuk itu Helmi meminta Disdik untuk melakukan diskusi, bagaimana meningkatkan IPM di bidang pendidikan, serta kontribusi sekolah-sekolah swasta.

Menurut Helmi, peran potensial itu karena swasta ini lebih banyak, walaupun dari sisi jumlah siswa tidak sebanyak siswa sekolah negeri, terutama bagi mereka yang mengisi daerah-daerah yang kosong, yang sulit terjangkau.

Ditambahkan Helmi, kondisi ini sangat mendekatkan pelayanan pendidikan yang diberikan oleh sekolah swasta, apalagi sekolah swasta berbasis agama.

Baca Juga :   Mantan Sekda Pemprov Jabar, Iwa Kartiwa Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda 200 Juta

“Pendidikan keagamaan itu merangkum tujuan pendidikan yang lebih luas, walaupun sekarang sekolah negeri juga ada pendidikan keagamaan,” ujar Helmi.

Helmi meminta, dengan adanya anggaran pendidikan, maka idealnya ada keberpihakan yang proporsional dan berkeadilan kepada swasta, baik sarananya ataupun kesejahteraannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong menuturkan, tujuan rakor ini untuk menyatukan visi misi dan masukan-masukan untuk menampung aspirasi dari sekolah swasta, terutama mendongkrak IPM, sehingga harus ada sinergitas kekuatan-kekuatan dinas pendidikan.

Totong mencontohkan, organisasi seperti MKKS, FKKS, K3S, KPPS, APSI, AKSI, dan lainnya yang dinilainya sebagai sebuah kekuatan untuk mendongkrak IPM. Diharapkan rakor ini bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan bidang pendidikan dan juga untuk gairah di sekolah swasta.

Sementara menurut Ketua FKSS SMP Swasta Kabupaten Garut, Lilis Nurwanti Aidawati mengatakan, rakor ini membahas AD/RT, arahan-arahan, menampung semua aspirasi, dan membahas permasalahan terutama permasalahan PPDB yang selalu jadi persoalan sekolah swasta, kuantitas dan kualitas dan sebagainya.(Wena)

Bagikan :
error: Protect !!!