DPMD Garut Bersama Kemendes PDTT RI Menggelar Acara Semiloka Kerjasama Desa dan Kawasan Perdesaan

Oleh: Wena Hanafia (Pimred FR)

Info654 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita-

DINAS Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut menggandeng pihak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia, dalam menggelar acara Semiloka Kerjasama Desa dan Kawasan Perdesaan yang mengusung tema Digital Farming Kerjasama Desa dan Kawasan Perdesaan sebagai Transformasi Digital Ekosistem Pemerintahan Desa dalam rangka PADes dan Pengembangan BUMDes.

Acara yang digelar di Gedung Pendopo Garut, pada Selasa (23/4/2024) tersebut, dihadiri oleh Pejabat (PJ) Bupati Garut, Barnas Adjidin, Asda I Setda Garut, Bambang Hafidz, Kepala DPMD Garut, H Wawan Nurdin, Kepala Diskominfo Garut, Margiyanto, Kabid Kerjasama Desa dan Kawasan Desa DPMPD Garut, Asep Purnama Alam dan seluruh Kepala Desa se-kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, menekankan agar para Kepala Desa di Kabupaten Garut lebih mengoptimalkan Pendapatan Asli Desa (PADes) masing-masing sebagai kunci kemandirian sebuah desa.

“PADes merupakan ciri mandiri potensi yang dikelola oleh desa. PADes bisa untuk jalan, bisa pula untuk honor Guru ngaji, dan lain sebagainya,” kata Barnas Adjidin.

Barnas Adjidin menyoroti tentang pentingnya pengelolaan PADes melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan memastikan pengelolaannya dijalankan secara profesional.

“Misal ketuanya teh yang paham tentang usaha tersebut, terus ada manajerialnya, kumaha perencanaannya, kumaha pelaksanaannya, kumaha pelaporannya, sehingga dana yang diterima itu bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Barnas Adjidin dalam bahasa Sunda yang kental.

Barnas menerangkan, desa-desa di kabupaten Garut seharusnya tidak mengalami kemiskinan jika melihat potensi dan nilai jual yang dimiliki.

“Sebagai contoh, yang desanya ada pinggir pantainya, tentunya desa bisa melakukan usaha-usaha perpantaian, lalu usaha ekonomi, dan lain sebagainya. Bahkan sekarang ini, sekedar buat tempat untuk selfie saja bisa dijual,” ungkap Barnas.

Inline Related Posts  Ways To Prevent Paying An Excessive Amount Of Money With This Brazilian Women

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, dalam sambutan selanjutnya menyebutkan, secara umum kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu agar dapat memperbaiki kinerja pemerintahan desa.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar pemerintah desa dapat melaksanakan tugas sesuai standar yang diinginkan organisasi, dan meningkatkan kerja sama antar pengurus dan lembaga kerja sama, baik yang ada di desa, dengan pemerintah pusat atau pemerintah daerah, serta dengan stakeholder terkait,” tandasnya.

Wawan Nurdin menambahkan, kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan dalam pengembangan sistem digital serta penguatan kerjasama desa.

“Lalu akan pula meningkatkan kapasitas peserta dalam kepemimpinan, kewirausahaan dan pengembangan BUMDesa,” imbuhnya.

Untuk kelancaran acara ini, lanjut Wawan Nurdin, pihaknya menghadirkan narasumber yaitu Direktur Advokasi dan Kerjasama Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia, Muh. Fachri, Kepala Diskominfo Garut, dan Perwakilan Komunitas Digital Ekosistem.

“Kita berharap, setelah mengikuti kegiatan semiloka ini, kinerja Kepala Desa bisa lebih meningkat lagi, termasuk peningkatan PADes dan kelancaran BUMDes nya,” pungkasnya.

RED_FR

()