17 April 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Di Garut, Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga

Garut, faktadanrealita.com

Forkompincam Karangpawitan meninjau kampung yang terkena dampak angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu (22/02/2020), pukul 15.30 WIB, di tiga desa berbeda.

“Di kampung Kiarapayung setidaknya ada 53 rumah yang terkena dampak angin puting beliung, yaitu 26 rumah di RT 02/RW 03, 20 rumah di RT 03/RW 04 dan 7 rumah di RT 02/RW 04, dengan total kerugian mencapai ratusan jutaan rupiah,” demikian dikatakan Camat Karangpawitan, Rena Sudrajat kepada wartawan Fakta dan Realita saat meninjau lokasi bencana di kampung Kiarapayung, Desa Karangpawitan, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Senin(24/02/2020).

Rena menjelaskan bahwa angin puting beliung yang menerjang kampung Kiarapayung hari Sabtu kemarin, selain membuat genting dan asbes rumah warga terbang terbawa angin, juga menyebabkan satu rumah warga hancur tertimpa pohon.

“Selain Kiarapayung, di Kampung Panyingkiran Desa Situsaeur, angin juga merusak 4 rumah warga RT 02/RW 07, termasuk rumah milik Kades Situsaeur, Agus Mulyadi yang rusak tertimpa pohon,” ucapnya.

Sedangkan untuk kerusakan di desa Situjaya, kata Rena, jumlah kerusakan dan total kerugiannya masih didata dan dihitung.

Terkait penangan bencana ini, Rena pun akan mengambil langkah cepat untuk membantu warganya yang terkena musibah angin puting beliung.

Baca Juga :   Hari Pertama PSBB di Kecamatan Karangpawitan Garut Diisi Kegiatan Sosialisasi

“Kita akan membuat pengajuan bantuan ke dinas-dinas terkait agar warga yang terkena musibah bisa cepat mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Babinsa 1102/krp Sertu Taufik, sembari membantu memperbaiki atap rumah salah satu warga, mengatakan bahwa dirinya merasa sangat prihatin atas kejadian yang menimpa warga ini.

“Saya ikut prihatin atas kejadian musibah ini, pak Sopyan (34) warga RT02/RW 03, Kampung Kiarapayung yang rumahnya sedang kita perbaiki ini, berprofesi sebagai buruh harian lepas, jangankan beli bahan buat perbaiki rumahnya, buat makan saja pas-pasan, disini saya hanya mengerjakan apa yang komandan saya perintahkan, bahwa kami TNI dan warga tidak ada sekat, derita warga maka derita kami juga,” ucap Sertu Taufik

Sementara itu, Sopyan (33) sang pemilik rumah mengucapkan banyak terimakasih atas kesigapan Babinsa 1102/krp dan warga yang langsung bertindak dengan cara gotong royong membetulkan rumah kami, tidak lupa saya ucapkan terimakasih juga kepada Forkompincam Karangpawitan yang telah membantu kami dan meninjau langsung kelapangan.(Wita)

Bagikan :
error: Protect !!!