Desa Sukasenang Bayongbong Laksanakan Peng-Hotmixan Jalan Sepanjang 800 Meter

oleh -3 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

PEMERINTAHAN Desa Sukasenang kecamatan Bayongbong Garut melakukan peng-hotmixan jalan desa sepanjang 800 meter yang belokasi di kampung Radug-kampung Cikedokan yang merupakan jalan vital penghubung beberapa desa di wilayah tersebut, Rabu (23/12/2020).

Pembangunan jalan yang setiap harinya ramai dilalui banyak kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 ini menyedot anggaran sebesar Rp491.374.200,- (empat ratus sembilan puluh satu tiga ratus tujuh puluh empat ribu dua ratus rupiah), yang dananya menggunakan Dana Desa (DD) Tahap III tahun 2020. Pelaksanaan hotmix jalan desa yang dikerjakan secara swakelola oleh pihak desa atau TPK desa Sukasenang yang melibatkan warga desa setempat tersebut terpantau berlangsung dengan lancar.

Hadir pada kegiatan gotong royong perbaikan jalan desa ini, Tiga Pilar Desa yakni Kepala Desa (Kades) Sukasenang, Bhabinsa dan Babinkamtibmas desa Sukasenang. Mereka pun bahu-membahu berkolaborasi dengan semua warga dalam kelancaran perbaikan jalan tersebut.

Kepala Desa Sukasenang Bayongbong, Zaenal Abidin mengatakan, syukur alhamdullilah bahwa sampai akhir tahun 2020 ini, penanganan Covid-19 telah sesuai dan terus kita jaga. Sekarang ini pihak desa melangkah pada bidang fisik atau pengerjaan infrastruktur berupa perbaikan jalan desa sepanjang 800 meter dengan lebar 6 meter dan tebal 3 cm.

“Jadi sekarang kita tengah fokus pada pengerjaan hotmix jalan desa. Hal ini sesuai dengan aspirasi warga desa kami, yang menginginkan jalan desa segera diperbaiki. Makanya, kami mengadakan musyawarah desa (Musdes), hasilnya kita tetapkan perbaikan jalan ini sebagai skala prioritas,” ujar Zaenal, figur Kepala Desa yang selama ini dikenal pekerja keras, sederhana dan bersahaja.

Menurut Zaenal, peng-hotmixan jalan desa ini dikerjakan secara swakelola oleh pihak desa dengan melibatkan warga desa Sukasenang sebagai tenaga kerjanya. Adapun, untuk anggarannya sendiri berasal dari dana APBN Pusat yaitu Dana Desa Tahap III tahun 2020 .

“Sebelumnya jalan desa ini mengalami kerusakan yang cukup parah karena hampir seluruh badan jalannya rusak bergelombang dan juga berlubang. Hal tersebut tentunya sangat mengganggu kelancaran para warga pengguna jalan saat berkendara melintasinya. Khawatir hal ini akan mengancam keselamatan warga pengguna jalan, kami akhirnya sepakat untuk segera memperbaikinya, apalagi sudah hampir 10 tahun sejak 2011 lalu belum pernah diperbaiki” jelasnya.

Selain itu, kata Zaenal, jalan desa yang sedang diperbaiki ini juga menjadi jalan penghubung 5 (lima) desa satu-satunya yang bisa dilewati kendaraan roda 4, sehingga keberadaan jalan ini sangat lah vital khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor asal kelima desa itu.

“Saking pentingnya jalan ini, kita pun hampir kesulitan untuk menutupnya secara total, karena mobilitas kendaraan warga seakan tak pernah berhenti melewatinya, terutama kendaraan roda 2,” ungkapnya.

Lanjut Zaenal, perbaikan jalan desa ini, tentunya akan memberikan banyak efek positif, disamping menciptakan kenyamanan bagi para pengguna jalan nantinya, juga akan lebih memacu lagi perekonomian warga desa Sukasenang, seperti sektor pertanian, perdagangan dan industri makanan lapis legit, keripik maupun yang lainnya.

“Ya, kalau sudah selesai jalannya, selain lancar dilewati kendaraan juga akan lebih mempermudah arus perpindahan barang atau distribusi produk-produk yang dihasilkan warga untuk di kirim (jual) keluar. Ini bagus ! karena akan serta merta mendorong pertumbuhan ekonomi warga desa Sukasenang kedepannya,” tegasnya.

Terakhir, Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan perbaikan jalan desa ini sehingga pengerjaannya bisa berjalan dengan lancar, khususnya kepada pak babinsa dan pak babinkamtibmas yang selama ini selalu siap menjaga dari sisi keamanaannya, umumnya kepada seluruh warga desa Sukasenang.

“Kami berharap, setelah pengerjaan jalan Hotmix ini selesai nanti, para warga pengguna jalan bisa ikut andil dalam menjaga dan memeliharanya, jangan karena jalannya bagus malah dipakai kebut-kebutan atau pun lengah dalam mengendarai,” pungkasnya.

Reporter : DN/ WH | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.