Alun-Alun dan Kerkoff Garut Akan Ditutup Selama Libur Akhir Tahun

oleh -14 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

LAPANGAN Alun-Alun Garut dan Kerkoff yang sebelum-sebelumnya selalu ramai dipadati para pengunjung pada saat libur akhir tahun tiba, tahun ini dipastikan tidak lagi. Hal itu seiring dengan adanya keputusan dari pihak Pemda Garut yang akan menutup kedua tempat keramaian itu, karena khawatir nantinya bisa terjadi klaster baru penularan wabah Covid-19 di kabupaten itu.

“Ya, untuk sementara waktu kawasan Alun-Alun dan Kerkoff kabupaten Garut ditutup dari berbagai aktivitas,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas percepatan dan penanganan COVID-19 Kabupaten Garut Benny Bachtiar saat ditemui awak media di seputar lapangan Alun-alun Garut, Minggu (27/12/2020).

Benny menyampaikan penutupan sementara tempat keramaian orang itu untuk menekan dan memutus rantai penyebaran wabah COVID-19 di Kabupaten Garut, terutama saat musim libur pergantian tahun.

Lanjut Benny, kawasan Alun-Alun Garut dan Sarana Olahraga Kerkoff merupakan tempat umum yang seringkali banyak orang berkumpul dalam satu waktu termasuk saat libur akhir tahun. “Sementara waktu menutup lapangan Sarana Olahraga Kerkoff sebagaimana surat edaran bupati,” katanya.

Dikatakan Benny, penutupan sementara tempat umum itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Garut Nomor 443.1/11818/Kesra tanggal 21 Desember 2020 tentang Pelarangan Perayaan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa dalam upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19, “Jadi SE Bupati Garut yang menjadi dasar hukum penutupan,” imbuhnya.

Terakhir kata Benny, Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Garut mengidentifikasi wabah COVID-19 di kabupaten Garut masih terus terjadi, bahkan di lapangan terus ditemukan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima Redaksi Media Fakta dan Realita, tercatat sampai dengan Minggu (27/12) siang kemarin, kasus positif COVID-19 di Garut mencapai 3.693 kasus. Dari kasus tersebut, sebanyak 2.177 kasus telah dinyatakan sembuh, 98 kasus meninggal dunia dan sebanyak 1.418 kasus saat ini tengah menjalani isolasi di rumah sakit.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.