Wakil Bupati Garut: Desa di sepanjang pesisir Pantai Selatan harus waspadai ancaman tsunami

Berita Utama109 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita-

WAKIL Bupati Garut bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Garut, menggelar acara rapat koordinasi kesiapsiagaan terhadap ancaman bahaya bencana alam gempa bumi dan tsunami di laut selatan Jawa, Jum’at (02/10/2020).

Rakor ini dilakukan sebagai upaya meminimalisasi resiko dari dampak yang ditimbulkan, jikalau bencana tersebut benar-benar terjadi.

Dalam rakor yang dipimpin Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman ini, selain Kepala Pelaksana BPBD Garut, Firman Karyadin, turut hadir saat para camat dan para Kepala Desa di wilayah pesisir pantai selatan Garut.

Wabup Helmi dalam sambutannya, mengatakan, seluruh aparatur desa di sepanjang pantai selatan Garut harus tetap waspada terhadap berbagai ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Semuanya harus waspada, agar dapat meminimalisasi setiap resiko yang terjadi,” kata Wabup saat rapat koordinasi di Aula Madrasah Aliyah Al-Maarif, Kecamatan Cikelet, Garut, Jumat.

Ia menuturkan rapat koordinasi untuk mengingatkan dan kesiapsiagaan daerah dalam menindaklanjuti hasil riset para ahli Institut Teknologi Bandung (ITB), bahwa akan adanya potensi gempa bumi yang dapat memicu tsunami hingga 20 meter.

Hasil riset para ahli itu, kata Helmi, menjadi perhatian serius Pemkab Garut sehingga harus melakukan sosialisasi terkait mitigasi bencana alam bagi aparatur pemerintah kecamatan maupun desa di wilayah pesisir pantai selatan Garut.

“Ada tujuh kecamatan dan 22 desa di wilayah pesisir selatan,” kata Helmi.

Ia menyebutkan, tujuh kecamatan itu yakni Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, Caringin, Mekarmukti, Pakenjeng, dan Bungbulang yang wilayahnya memiliki potensi bencana alam.

Ia berharap ancaman bencana itu diwaspadai, dan bersiap melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana alam.

Inline Related Posts  Explanations why Relationships Are Hard to Maintain

“Untuk itu kita sebagai hamba-Nya harus tetap sabar, berdoa, tetap tenang, dan waspada terhadap berbagai kemungkinan,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Firman Karyadin menambahkan jajarannya akan terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai kegiatan terkait upaya menghadapi ancaman kebencanaan.

Ia berharap, seluruh masyarakat selatan di Garut dapat bersama-sama mempersiapkan diri termasuk membuat jalur evakuasi untuk meminimalisasi dampak kerusakan maupun korban jiwa.

“Kepada masyarakat selatan Jawa khususnya, agar selalu waspada, paling tidak kita bisa bersama-sama mempersiapkan sarana prasarana untuk meminimalisir dampak kerusakan maupun korban,” katanya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR