17 April 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Tertutup Material Longsor, Akses Jalan Pameungpeuk Garut Lumpuh Total

Garut, faktadanrealita.com-

Longsoran tanah dan batu menutup akses jalan menuju Pameungpeuk terjadi di dua titik Garut Selatan, Senin (02/03/2020). Longsoran tersebut  terjadi di wilayah Kecamatan Cihurip dan kecamatan Talegong, dimana kedua lokasi itu adalah Jalur utama jalan Pameungpeuk-Garut.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan menyebutan bahwa longsor di wilayah Talegong terjadi di Blok Kebun D 21, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong. “Longsor terjadi sekitar pukul 07.20. Tinggi longsoran 20 meter, panjangnya 20 meter, dan timbunan material sekitar 5 meter,” ujarnya.

Terkait jalan yang tertimbun, kata Tubagus, jalan tersebut merupakan jalan provinsi dan menjadi akses menuju Kecamatan Pameungpeuk dan sekitarnya dari arah Bandung. Longsor tersebut menyebabkan jalan tidak bisa dilewati kendaraan bermotor roda dua dan empat.

“Longsor juga terjadi pagi tadi di akses utama menuju Pemeungpek di wilayah Gunung Gelap, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut. Di Cihurip ini longsoran batu berukuran besar menutup akses jalan. Akibat tertutupnya jalan terjadi antrian kendaraan disana karena tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat,” katanya.

Baca Juga :   Satu Kampung di Garut Selesai Diisolasi, Bupati Pastikan Tak Ada Terpapar Covid-19

Saat ini, kata Tubagus, Dinas PUPR sedang berupaya melakukan evakuasi tanah dan batu di lokasi longsor dengan menurunkan alat berat. “Semoga bisa segera dilewati karena antrian kendaraan cukup panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Asep Nugraha membenarkan adanya longsoran tanah tebing beserta bebatuan yang menutup akses jalan utama Garut menuju selatan Garut.

“Longsoran batu berukuran besar itu menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda dua dan empat dari arah Pameungpeuk menuju Garut maupun sebaliknya tidak bisa melewati jalur itu,” ucapnya.

Kepolisian, lanjut dia, sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengevakuasi material longsoran batu agar arus lalu lintas secepatnya kembali normal.(Wena/Agus Kucir)

Bagikan :
error: Protect !!!