19 Juni 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Rekrut Siswa Berprestasi, SMPN 2 Garut Gelar OSBI dan SIOLGA Tahun 2020

Garut, faktadanrealita.com-

Bertempat di komplek SMP Negeri 2 Garut, Jalan Ahmad Yani no. 43, kelurahan Pakuwon, kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Sabtu (14/03/2020) SMP Negeri 2 Garut menggelar seleksi bagi para pelajar sekolah dasar (SD) kelas 6 yang berprestasi di bidang Akademik, Seni dan Olahraga melalui program Seleksi Olimpiade Sains & Bahasa Indonesia (OSBI) dan Seni Olahraga (SIOLGA).

Kepala Sekolah SMPN 2 Garut, Dr. H. Budi Suhardiman, M.Pd, kepada Wartawan Fakta & Realita mengatakan, disamping menjadi ajang silaturahmi antara SMPN 2 Garut dengan Siswa-siswa SD peserta seleksi, kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka menggali potensi siswa-siswa berprestasi yang nantinya akan direkrut menjadi siswa SMPN 2 Garut.

Budi menjelaskan, pelaksanaan seleksi ini merupakan yang kelima kalinya sejak tahun 2015. Seleksi ini kita beri nama Olimpiade Sains & Bahasa Indonesia (OSBI), yang mana tujuannya untuk menyaring siswa-siswa berprestasi di bidang akademik untuk menjadi siswa SMP Negeri 2 Garut.

Dikatakan Budi, tahun-tahun sebelumnya peserta OSBI cukup membludak, bahkan pada saat masih berpredikat RSBI (Rintisan Sekolah Berbasis Internasional) peserta OSBI pernah mencapai 1200 orang siswa. Dan kita hanya menyeleksi 20 orang siswa terbaik saja, berdasarkan hasil ujian tertulis OSBI. Bagi peserta OSBI yang skornya masuk rangking 20 besar, maka secara otomatis diterima dan resmi menjadi Siswa SMPN 2 Garut.

Budi juga menerangkan, tahun ini seleksinya berbeda dengan tahun-tahun  sebelumnya. Untuk tahun 2020, selain OSBI, kita juga mengadakan seleksi untuk Bidang Seni dan Bidang Olahraga.

Lanjut Budi, tahun ini jumlah pesertanya mencapai 700 orang siswa, menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu, padahal kuota yang kita sediakan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Tahun ini SMPN 2 Garut memberikan kesempatan bagi 36 siswa SD yang berprestasi di tiga cabang yang telah kita tentukan.

“Untuk OSBI kita akan seleksi 25 siswa terbaik, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi 11 orang siswa terbaik di bidang seni dan olahraga,” ujarnya.

Budi menambahkan, khusus untuk cabang Seni, seleksinya meliputi Seni Tari, Kaligrafi dan vokal, sedangkan  untuk Olahraganya meliputi semua cabang olahraga yang umum di pertandingkan secara nasional.

“Pada PPDB tahun ajaran baru nanti, 36 siswa yang terpilih ini nantinya tinggal registrasi saja dengan melengkapi segala persyaratannya, tanpa harus mengikuti tes apapun lagi,” ujar Budi.

Terkait PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) 2020, kata Budi, dari total 350 orang siswa baru yang akan terima SMPN  2 Garut, kuota siswa untuk Jalur Prestasi disediakan 30 persennya. Jika dihitung-hitung maka akan ada 105 orang siswa SMPN 2 Garut yang diisi oleh siswa-siswa berprestasi dibidang akademik, seni dan olah raga.

“Jika hari ini kita berikan kesempatan kepada 36 orang siswa SD berprestasi, maka secara keseluruhan untuk PPDB nanti, SMPN 2 Garut masih mempunyai kuota yang cukup banyak yaitu 69 siswa, dan ini akan diperebutkan oleh siswa-siswa berprestasi lainnya nanti,” ujarnya.

Terakhir Budi mengatakan, untuk 36 orang siswa jalur prestasi yang diperoleh dari hasil seleksi hari ini, nanti akan kita sebar di berbagai kelas agar lebih merata, sedangkan yang 69 sisanya kita tunggu hasil PPDB beberapa bulan kedepan,”Saya berharap orang-orangnya benar-benar berprestasi yang dibuktikan dengan nilai prestasi, piagam dan juga berbagai penghargaan resmi yang dikeluarkan oleh instansi atau intitusi terpercaya,” pungkasnya.

Baca Juga :   Peduli Warga Terdampak Covid-19, UKM Kamil dan BEM STIE Yasa Anggana Garut Gelar Bakti Sosial

Sementara itu ketua panitia kegiatan OSBI dan SIOLGA, Hj. Ati Herawaty, S.Pd mengatakan pelaksanaan kegiatan seleksi ini kita adakan satu hari. Pesertanya adalah seluruh siswa kelas 6 SD yang sebelumnya telah mendaftar, baik melalui pendaftaran online ke website kami, ataupun melalui WA ke pihak panitia dan banyak pula yang mendaftar langsung ke SMPN 2 Garut.

Ati memaparkan, peserta tahun ini jumlahnya sangat banyak yakni sebanyak 700 orang peserta, ini diluar perkiraan sebelumnya. Untuk OSBI jumlah pesertanya ada 519 orang siswa, sedangkan untuk seni dan olahraga ada sekitar 200 orang peserta.

“Awalnya panitia sempat kewalahan melayani para peserta yang ikut dalam seleksi, namun Alhamdulillah kita bisa cepat mengatasinya. Dengan banyaknya peserta yang ikut, ini menandakan bahwa antusiasme minat anak-anak SD yang ingin melanjutkan ke SMPN 2 Garut sangatlah tinggi,” terangnya.

Menyangkut biaya pendaftaran, Ati mengatakan, setiap peserta seleksi kita kenakan biaya pendaftaran, untuk OSBI biayanya Rp35.000,- dan untuk Seni dan Olahraga kita kenakan Rp40.000,- per siswanya.

“biaya pendaftaran ini sepenuhnya dipergunakan untuk berbagai keperluan seleksi,” ujar Ati.

Terkait teknis pelaksanaan seleksi, Ati menerangkan, dari jumlah 519 peserta OSBI yang terdaftar, kita berikan tes tertulis. Dari hasil test tersebut kita memilih berdasarkan peringkat, yakni peringkat 1 s/d 25 berhak mendapatkan ‘free ticket’, sebagai tanda yang bersangkutan telah resmi diterima menjadi siswa kelas 7 SMPN 2 Garut di Tahun Ajaran 2020/2021 nanti. Sedangkan untuk seleksi dibidang seni dan olahraga yang memperebutkan 11 free ticket, dari setiap jenis perlombaan, kita hanya mengambil juara pertamanya saja.

“Total kuota penerimaan kita sebanyak 36 free ticket, untuk OSBI 25 free ticket dan yang seni dan olahraganya 11 free ticket,” jelasnya.

Ati menjelaskan, selain mendapatkan free ticket, bagi setiap pemenang kita berikan sertifikat, dan khusus untuk juara 1, 2 dan 3 kita memberikan tambahan hadiah, yaitu berupa piala dan juga uang pembinaan.

Ati berharap, untuk para penerima free ticket ini agar mempersiapkan diri dari sekarang agar ketika nanti duduk di kelas 7 SMPN 2 Garut, akan lebih mudah bagi kami dalam membina dan juga mengarahkannya, alhasil prestasinya  akan lebih baik lagi sehingga bisa membawa nama baik SMPN 2 Garut kedepannya. “khusus bagi peserta yang tidak keterima, jangan sedih dan putus asa, ini bukan sebuah kegagalan melainkan keberhasilan yang tertunda, alangkah baiknya hal ini dijadikan sebagai upaya dalam mengevaluasi diri kita,” pungkasnya.

Diinformasikan, menurut pantauan Fakta & Realita bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan seleksi tersebut, SMPN 2 Garut juga menggelar acara Bazzar, dengan diikuti banyak Stan yang  menjual berbagai produk, mulai dari produk makanan/ kuliner sampai dengan peralatan keperluan sekolah.

Suasana bazzar terlihat ramai oleh para pengunjung baik orangtua maupun anak-anak Sekolah SD. SMPN 2 Garut memang mempunyai daya tarik sendiri, makanya tak heran banyak sekali siswa-siswa SD yang mendambakan untuk  bersekolah disini. Alasan yang sulit untuk dipungkiri bahwa SMPN 2 Garut memang mempunyai segudang prestasi,  dan hal inilah yang menjadikan SMPN 2 Garut ini mendapatkan brand sebagai  SMP terfavorit di kabupaten Garut.(Wena)

Bagikan :
error: Protect !!!