Mudik Malah Akan Memunculkan Wabah Covid-19 Gelombang Kedua

oleh

Jakarta, faktadanrealita.com-

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengkhawatirkan akan terjadi gelombang kedua wabah Corona ketika masyarakat dibiarkan melakukan mudik Lebaran 2020. Mudik Lebaran sudah seharusnya benar-benar dilarang oleh pemerintah.

Sekretaris Jenderal MTI Haryo S. Dillon menuturkan pihaknya melihat adanya potensi terjadinya perpanjangan masa pandemi virus corona jika mudik Lebaran diperbolehkan. Pasalnya, para pemudik yang kembali ke kota bisa saja membawa virus tersebut dari daerah kembali ke kota.

“Mudik itu bertolak belakang dengan PSBB, kekhawatiran itu menyebar ke kampung dan ke desa, banyak juga orang tak bergejala atau terjangkit tak bergejala. Dia yang terjangkiti dan tak bergejala itu menyebarkan virus di desa, lalu balik lagiĀ  ke kota, jadilah penyebaran gelombang kedua,” ujar dia, Minggu (12/4/2020).

Dia menjelaskan kebijakan tersebut dapat berdampak buruk terhadap perekonomian. Ketika pemudik pulang ke desa membawa virus, ujar Sekretaris Jenderal MTI Haryo S. Dillon, pihaknya melihat adanya potensi terjadinya perpanjangan masa pandemi virus corona jika mudik Lebaran diperbolehkan.

Pasalnya, para pemudik yang kembali ke kota bisa saja membawa virus tersebut dari daerah kembali ke kota.

Di sisi lain, kebijakan setengah-setengah seperti memberikan izin mudik dengan kebijakan terbatas, justru membuat investor ragu berinvestasi di Indonesia karena investor tidak menyukai ketidakpastian.

Harya menjelaskan untuk mengatasi keinginan masyarakat untuk mudik salah satunya caranya denganĀ  menghilangkan cuti bersama seperti yang sudah dilakukan oleh Menko PMK melalui SK tiga menteri. Terutama yang fokus pada pekerja sektor formal.

Reporter : WH | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.