Miliki Ruang Kelas Representatif, Kepala SDN 2 Paminggir Garut Kota Siap Tingkatkan Prestasi Sekolah                 

oleh -3 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-               

MENDAPATKAN bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun anggaran 2020 dari pemerintah sudah barang tentu menjadi keinginan dan harapan setiap kepala sekolah, khususnya untuk para kepala sekolah yang bangunannya jauh dari kata layak.

Ibarat gayung bersambut, ruang kelas  SDN Paminggir 2 Garut Kota yang tadinya kelihatan rusak termakan usia, sekarang tampak lebih kokoh dan representatif seiring dengan turunnya bantuan rehab DAK Fisik untuk perbaikan seluruh ruang kelas yang ada di sekolah itu.

Kepala SDN 2 Garut Kota, Suryana, S.Pd  mengatakan, syukur alhamdulillah tahun ini sekolah kami dipercaya pemerintah untuk menerima bantuan rehab DAK Fisik untuk 5 (lima) lokal ruang kelas sekaligus senilai Rp. 402.000.000,-.

Menurutnya, bantuan pemerintah ini telah lama diidam-idamkan sekolah mengingat kelima ruangan kelas yang ada, kondisinya sudah kurang layak untuk dipergunakan sebagai sarana kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu dengan adanya bantuan ini, tentunya kami merasa sangat bersyukur.

“Sebelumnya guru-guru dan murid, jauh sebelum ada pandemi Covid-19, saat kita masih belajar tatap muka, mereka kadang suka merasa waswas dengan kondisi kelas yang dinding dan atapnya terlihat rapuh. Mereka khawatir jikalau ruangan kelasnya itu tiba-tiba ambruk. Oleh karena itu, saya coba mengajukan bantuan perbaikan kepada pemerintah, dan alhamdulillah permohonan tersebut dikabulkan,” kata Suryana kepada Redaksi Fakta di lokasi SDN Paminggir 2, kelurahan Paminngir, kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (06/12/2020).

Untuk itu, kata Suryana, selaku Kepala Sekolah mewakili guru dan murid serta komite sekolah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak pemerintah yang telah memberikan bantuan rehab DAK Fisik ini sehingga seluruh ruang kelas yang ada di sekolah kami ini bisa selesai diperbaiki.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Dinas pendidikan kabupaten Garut H. Totong, Pak Sekdis Ade Manadin, Pak Kabid Sarana dan Prasarana SD H. Entib, Bu Kasi Lilis, Bu Korwil, Pak Korwas, dan para Pejabat lainnya yang telah membantu proses turunnya bantuan DAK Fisik bagi sekolah kami ini.  Lalu, kepada para tokoh masyarakat dan seluruh warga di sekitar sekolah, saya pun mengucapkan banyak terimakasih atas segala dukungannya,” ungkapnya.

Suryana menuturkan, melihat kondisi semua ruang kelas SDN Paminggir 2 saat ini, pihak sekolah pun merasa tenang jika kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka kembali dibuka, karena anak-anak akan lebih nyaman dan tentram dalam belajar, tidak lagi diliputi rasa takut dan waswas dalam mengikuti pembelajaran. Dengan kondisi bangunan seperti ini, kami pun semakin yakin bahwa prestasi sekolah kedepannya akan lebih baik lagi.

“Setelah selesai direhab, banyak sekali murid-murid sekolah yang sengaja datang untuk melihat kondisi ruangan kelasnya. Mereka semua terlihat senang dan tak sabar untuk kembali belajar di sekolah. Hal tersebut sungguh membuat saya senang dan terharu,” ungkapnya.

Lanjutnya, meskipun untuk sementara waktu ini semua murid sekolah sedang tidak belajar secara tatap muka di sekolah karena adanya pandemi Covid-19, namun kegiatan pembelajaran tetap bisa berjalan dengan baik karena kita beralih ke sistem online via internet (daring). Sejauh ini, tidak ada kendala berarti dalam penerapannya.

“Jadi sementara ini kami berikan materi pembelajaran melalui sistem daring guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dan jika seandainya sekolah dibuka kembali nanti, kami pun telah siap menghadapinya karena seluruh fasilitas pendukung protokol kesehatan seperti wastafel tempat cuci tangan, sabun anti septic, handsanitizer, alat pengukur suhu thermogun dan juga alat pelidung diri berupa masker telah tersedia di sekolah,” terangnya.

Suryana berharap, pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga KBM kembali normal seperti sediakala. Menurutnya, bagaimana pun KBM secara tatap muka itu lebih efektif dan terfokus dibanding sistem daring.

“Saya ingatkan kepada seluruh murid SDN Paminggir 2 yang saat ini sedang belajar daring di rumah agar tetap sabar, selalu mematuhi aturan pemerintah terkait protokol kesehatan yakni Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker dan Menjaga Jarak. Jangan banyak bermain atau keluyuran, sayangi diri, sayangi keluarga demi masa depanmu, lebih baik membaca buku pelajaran yang jelas banyak faedahnya,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.