Mengetahui Banyak Warga Cibolerang Alami Sakit Persendian, Tim Kesehatan Puskesmas Karangpawitan Langsung Lakukan Penanganan

oleh -5 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

TIM Kesehatan Puskesmas kecamatan Karangpawitan langsung mengadakan pengobatan gratis kepada 53 orang warga Kampung Cibolerang yang dicurigai menderita Cikungunya.

Pengobatan gratis ini dilaksanakan di madrasah Baitul Gusto, yang beralamat di Kampung Cibolerang, RT03/RW07, Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Selasa (21/07/2020).

Dalam pelaksanaan pengobatan gratis tersebut, hadir Kepala Desa Karangsari Nurliana, Danramil 1102/krp Kapten Inf Deni Kusdani, Babinkomsos Koramil 1102/krp Sertu Iwan Ridwan, Kanit Intel Polsek Karangpawitan Aiptu Radi S, Kasi Kesra Kecamatan Karangpawitan Daris dan Kasi Trantib Kecamatan Karangpawitan Yoga, serta Tim kesehatan Puskesmas Karangpawitan yang terdiri dari dr Andi Hermasyah, Promkes Kustiawan, Survilan Rian Yudha, Apiteker Sheni D Lengkana dan Alit Rohman.

Kepala Desa Karangsari Nurliana mengatakan, sangat mengapresiasi respon cepat dari tim Kesehatan Puskesmas Karangpawitan yang langsung terjun kelapangan saat mengetahui banyak warga Karangsari yang mengalami sakit persendian.

“Alhamdulillah saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Puskesmas Karangpawitan yang sudah menurunkan tim Kesehatannya untuk langsung kelapangan dan melakukan pengobatan massal secara gratis,” katanya.

Nurlaina menambahkan bahwa setidaknya ada 53 orang warga di RW 07 Kampung Cibolerang mengalami sakit persendian yang disinyalir mereka terjangkit penyakit cikungunya.

“Kemarin kami mendapat laporan ada 18 warga kami yang mengalami nyeri persendian, dan hari ini saat dilakukan pengobatan gratis jumlahnya malah bertambah menjadi 53 orang,” tambahnya.

Nurliana berharap warga Desanya bisa cepat terbebas dari penyakit cikungunya.

“Kita sudah intruksikan kepada RT dan RW terutama RW 07 ini untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungannya, terutama di tempat-tempat yang bisa menampung air. Sebaiknya tempat-tempat tersebut disingkirkan atau paling tidak airnya kita kuras, karena kita tidak tahu dimana nyamuk peyebar virus cikungunya itu berada. Jadi untuk mengurangi resiko akan hal ini, kita harus memutus mata rantai penyebarannya  dengan melakukan operasi bersih-bersih,” pungkasnya.

Dalam pantauan Fakta dan Realita, Tim kesehatan Puskesmas Karangpawitan telah menemukan sarang jentik nyamuk disalah satu halaman rumah warga yang diduga merupakan sarang nyamuk penyebar virus cikungunya. Berdasarkan temuan tersebut, dengan cepat tanggap Tim kesehatan Puskesmas Karangpawitan langsung melaporkan kejadian ini kepada Dinkes Kabupaten Garut agar segera melakukan penyemprotan (fogging) di Kampung Cibolerang.

Masih dalam pantauan Fakta dan Realita, nampak Danramil 1102/krp, Kapten Inf Deni Kusdani sedang berdialog dengan salah satu pasien yang menderita nyeri persendian, warga pun tidak merasa sungkan untuk mengeluhkan akan penyakit yang diidapnya.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.