Korwil Pendidikan Garut Kota, Anita; Kasus Pencurian Uang BOS SD GIS Prima Insani Jadi Pelajaran Berharga

Info963 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita 

KORWIL Pendidikan Garut Kota Hj. Anita Istiani S.Pd, M.Pd angkat bicara terkait raibnya uang BOS SD Garut Islamic School (GIS) Prima Insani sebesar Rp164,7 juta akibat modus pencurian penggembosan ban mobil Kepala Sekolah yang dilakukan oleh orang tak dikenal di perempatan Jalan Cikuray-Ranggalawe, pada Senin (20/2/2023) kemarin.

Menurut Anita, musibah yang menimpa Kepala SD GIS Prima Insani, Puji Fauziah S.Pd, M.Pd diluar dugaan dan akan menjadi pelajaran berharga bagi keluarga besar pendidikan Garut Kota untuk lebih berhati-hati lagi kedepannya.

“Musibah ini tentunya menjadi pelajaran berharga, tak hanya bagi Kepala Sekolah di Garut Kota tapi tentunya jadi pelajaran kita semuanya,” ucapnya saat memberikan klarifikasi di acara Bianglala Pagi Radio Reks, Selasa (21/2/2023).

Anita menyebutkan, sesaat setelah insiden pencurian terjadi, ia pun langsung bergerak cepat mendampingi korban (Ibu Puji) untuk melaporkan kasus kehilangan uang  dana BOS ini ke Polsek Garut Kota guna dilakukan penyelidikan.

“Selaku Korwil Garut Kota, tentunya harus peduli terhadap musibah yang terjadi. Sampai saat ini kasusnya telah ditangani langsung oleh Polres Garut. Insiden tersebut membuat saya prihatin. Kasihan sekali uang BOS yang hilang itu kan untuk membiayai berbagai kegiatan belajar di sekolah selama 6 bulan. Saya sangat berharap, agar pelakunya segera tertangkap sehingga tidak terulang lagi kejadian serupa,” ucapnya.

Disampaikan Anita, sambil menunggu hasil kerja pihak kepolisian yang sedang memburu si pelaku, hari ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah SD GIS Prima Insani dan juga pimpinan Yayasan Prima Insani untuk menentukan langkah-langkah strategis apa saja yang akan dilakukan guna menindak lanjuti permasalahan hilangnya dana BOS sekolah tersebut.

Inline Related Posts  Job Management 1

“Musibah ini kan sudah terjadi, kita pun hanya bisa berdoa agar uang itu bisa kembali sembari berharap ada hikmah terbaik dibalik kejadian ini. Bagaimana pun juga, kegiatan belajar di SD GIS Prima Insani harus terus berjalan, tak boleh terhenti. Maka dari itu, kami hari ini akan duduk bersama untuk mencarikan solusinya,” terangnya.

Anita mengimbau, kepada seluruh Kepala Sekolah, Guru-guru, dan Staff di Garut Kota yang hendak mengambil uang di Bank, agar tidak lengah dan senantiasa berhati-hati. Pada saat pulang, sebaiknya meminta pengawalan dari aparat kepolisian atau paling tidak, jangan membawa uang sendirian harus ada yang menemani.

“Jika tidak, tentunya sangat beresiko, insiden kemarin harus jadi pelajaran, agar kita tidak menjadi target kriminalitas dari orang-orang yang tak bertanggung jawab,” pungkas Anita.

Wena Hanafia, SE (Pimred Media FR)

ANM Digital Media Group

Tinggalkan Balasan