Kantor Kecamatan Kosong Melongpong Saat Disidak, Bupati Garut Kecewa Berat

Berita Utama176 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita-

VIRAL dan tersebar di media sosial video Bupati Garut H. Rudy Gunawan yang tampak kecewa saat melakukan sidak ke salah satu kantor Kecamatan yang ada di kabupaten Garut, yang ternyata kosong melongpong.

Dalam video yang beredar dengan durasi 21 detik itu, Bupati Garut, H. Rudy Gunawan sambil melihat jam tangannya menegaskan bahwa hari ini, hari Minggu tanggal 06 Juni 2021 keadaan Kantor Kecamatan kosong molongpong, ungkapan rasa kekecewaan H. Rudy sangat terlihat dari mimik wajahnya saat melakukan sidak inspeksi di salah satu kecamatan di Kabupaten Garut.

Dalam video berikutnya yang berdurasi 1 menit 33 detik, berisi pernyataan Bupati Garut yang mengintruksikan kepada seluruh kantor Camat se-kabupaten Garut agar membuka kantornya untuk selalu siaga, “saya akan mengecek semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut dengan caranya sendiri,” ucap Bupati Rudy.

Kepada para camat se-Kabupaten Garut, saya Bupati Garut, mengintruksikan supaya kantor itu dibuka, “kita juga sama- sama lelah, saya juga lelah tapi ingat kita punya kewajiban, kita ini sekarang kondisi Covid-19 sedang meningkat, apa lagi ada PILKADES kantor itu dibuka, suruh Sekmat masuk, suruh Kasi masuk,” tegasnya.

Lanjutnya, H. Rudy mengatakan, Kurang apa saya memberikan untuk Kasi Trantib dan orang-orang disitu, saya naikan Rp750.000,- (Tujuh ratus lima puluh ribu), suruh mereka masuk kantor ini darurat, saya liat kecamatan tutup, ada camat dirumah dinas tapi kantornya tutup.

Dalam akhir videonya H. Rudy Gunawan menegaskan,”Saya minta sebelum jam 12 WIB Kantor harus sudah di buka, ini hari Minggu tanggal 6 juni 2021, saya intruksikan saya akan cek melalui jalur saya sendiri, kantor kecamatan harus dibuka, Sekmat yang pulang sekmat selatan yang pulang segera tarik ke kantor. Kita Covid-19, kita Pilkades, kita sama-sama lelah, saya juga lelah, saya gak mau didampingi sekda, saya gak mau didampingi asisten, tidak mau didampingi oleh kepala-kepala dinas, karena saya punya kewajiban,” pungkasnya.

Inline Related Posts  Bersama Manajemen Sulteng News, Alsih Tetap Lanjutkan Proses Hukum

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

()