Kabupaten Garut Menggelar Peringatan Hari Koperasi ke-73

Berita Utama116 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita- 

BERLSNGSUNG di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kabupaten, kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (27/07/2020), dengan mengusung tema “Naratas kadigjayaan Koperasi jeung UMKM dina raraga mapag kahirupwn anyar pikeun ngahontal kabupaten Garut selaku kabupaten Koperasi”, Pemerintah Kabupaten Garut bersama Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Garut menggelar Peringatan Hari Koperasi yang ke-73.

Hadir pada peringatan Hari koperasi tersebut, Bupati Garut H. Rudy Gunawan dan wakil Bupati Helmi Budiman, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Enan, Forkompinda, Pj. Sekretaris Daerah Zat Zat Munazat, para kepala SKPD, dan perwakilan dari koperasi dan UMKM di Kabupaten Garut,

Pada kesempatan tersebut juga, turut hadir dua pejabat penting dari pusat dan propinsi yakni Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan dan Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji.

Dalam Sambutannya, Bupati Garut, H. Rudy Gunawan mengatakan, jumlah koperasi di Kabupaten Garut saat ini kian berkembang, kurang lebih 1500 koperasi telah hidup subur di Kabupaten Garut, bila tahun depan ditambah 10.000 UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), Garut akan menjadi Kabupaten Halal.

“Garut tahun depan dinyatakan Kabupaten Halal setelah ditambahkan 10.00 UMKM,” ungkap Rudy.

Dikatakan Rudy, alhamdulillah sebagian besar koperasi di kita berjalan dengan baik, namun di beberapa titik harus ada penguatan karena hal yang berhubungan dengan keterbatasan akses pemasaran yang terhenti, sehingga banyak kegiatan-kegiatan yang secara estafet harus terhenti karena anak-anak sekolah belum masuk.

“Hampir satu juta siswa (SD, SMP, SMA) yang tentu pada hari ini sekolah-sekolah tutup, ada beberapa akses yang belum bisa dipasarkan kepada anak-anak sekolah, sehingga KUKM tersebut mengalami kebuntuan pemasaran dan perlu mendapatkan pertolongan,” ungkap Rudy.

Inline Related Posts  Pembacokan Brutal Menimpa Satu Keluarga di Purwakarta

Sesuai arah Gubernur Jawa Barat, tutur Bupati, bahwa di Provinsi Jawa Barat perekonomi harus bergerak dengan cepat, apalagi saat kedatangan Menteri Koperasi dan UKM, bahkan Presiden memberikan perintah supaya ekonomi terus bergerak.

“Insyaallah gerakan koperasi Kabupaten Garut terus memberikan dukungan terhadap kesulitan-kesulitan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengharapkan melalui Peringatan Hari ke-73 Koperasi Nasional bisa menggerakkan perkoperasian di Kabupaten Garut dan mencapai tujuannya, bergotong-royong mensejahterakan seluruh masyarakat Kabupaten Garut.

“Hari ini kami memberikan 5 miliar rupiah untuk digunakan kepentingan modal koperasi dan UMKM dari dana 15 miliar, jadi segera dibuatkan CPCL (Calon Penerima Calon Lokasi)-nya dan diajukan kepada kami karena gerakan Bapak Presiden memberikan bantuan keuangan 2,5 juta rupiah, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, tentu uang ini bisa digunakan harus tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kemerterian Koperasi dan UKM, Prof. Rully Indrawan mengataka, sejumlah inisiatif yang sedang dilakukan untuk penguatan dan modernisasi koperasi, antara lain, dengan melakukan perbaikan ekosistem kemudahan usaha yang memungkinkan koperasi bisa mengakses pasar yang lebih luas, pembiayaan serta mengembangkan kapasitas usaha seluas-luasnya.

“Koperasi harus masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan nasional yaitu pangan, komoditi, maritim, pariwisata dan industri pengolahan,” tutur Rully.

Menurut Rully, saat ini, sumber dan saluran pembiayaan yang ramah untuk UMKM dan Koperasi tengah dibenahi dan LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir)

sudah ditetapkan 100% penyalurannya untuk koperasi dengan prosedur yang lebih mudah. Koperasi simpan pinjam, Bank wakaf mikro dan BMT bisa menjadi mitra saluran pembiayaan untuk UMKM.

“Di tengah pandemi Covid19 ini, koperasi bisa menjadi partner pemerintah untuk menyukseskan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ungkapnya.

Inline Related Posts  Desa Rajapolah Salurkan BLT - DD Tahap III Kepada 167 Kepala Keluarga

Selain itu, saat ini Kementerian Koperasi dan UKM sedang menyusun Strategi Nasional UMKM dan Koperasi, instrumen kebijakan yang nantinya dapat mewadahi kerja kolaboratif seluruh pemangku kebijakan. Tidak terbatas untuk pendidikan, pelatihan, dan pendampingan koperasi memanfaatkan ekosistem digital. Secara operasional penyediaan infrastruktur dasar digital untuk koperasi dapat diinisiasi oleh pemerintah, pemerintah daerah atau konsorsium usaha baik swasta maupun BUMN.

“Digitalisasi harus dipahami sebagai bagian dari perbaikan bisnis proses, tata kelola yang lebih akuntabel dan modernisasi pelayanan,” tegasnya.

Hal lainnya disampaikan, turbulensi ekonomi masa pandemi Covid-19 memberikan pelajaran berharga bahwa koperasi sektor keuangan atau simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontraksi oleh eskalasi tersebut, sehingga perlu disiapkan sistem pengawasan dan penjamin simpanan di koperasi agar bisa memberikan rasa aman bagi mereka yang menaruh simpanan atau investasi di koperasi.

Rully berharap, agar koperasi di Indonesia mampu menjawab tantangan zaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya. “Mari kita kobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR