IWO Garut, Temukan Pengemasan Beras Tak Sesuai PSAT

oleh -35 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

KETUA Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut, Robi Taufiq Akbar, menemukan adanya pengemasan beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di luar lokasi sesuai alamat dalam sertifikat Persetujuan Pendaftaran Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang dikeluarkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat.

“Di Kecamatan Selaawi, tepatnya di Kampung Cilombang, depan Desa Cirapuhan, adanya aktivitas pengemasan beras menggunakan karung yang telah memiliki legalitas atas nama PT Mutiara Assyifa Cangkuang. Padahal dalam PSAT alamat pengemasan bukan di Kecamatan Selaawi,” ujar Robi, Rabu (14/4/2021).

Dikatakan Robi, data adanya pengemasan diperoleh dari anggota IWO yang curiga adanya aktivitas pengemasan beras sebelum penyaluran BPNT.

“Ini jelas melanggar aturan yang dikeluarkan oleh Kementan melalui DKPP Jawa Barat. Kami meminta agar DKPP Jabar untuk mengevaluasi dan mencabut izin PSAT yang di pegang oleh perusahaan tersebut,” tegasnya.

Selain menemukan adanya praktik pengemasan di kecamatan Selaawi, terjadi pula pengemasan di wilayah Kecamatan Malangbong. Namun untuk yang di Malangbong lokasinya disalah satu penggilingan padi tepatnya di wilayah Lewo.

“Jelas saat dikeluarkan oleh DKPP, ada dokumen fakta integritas yang ditandatangani oleh pemohon PSAT,” pungkasnya.

Reporter : Wa’Oded | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.