Diduga telah Ingkar Janji, di Garut Ratusan Massa Geruduk Kantor PT. Daux Cosmetic

oleh -5 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

MASSA berjumlah 200 orang yang merupakan gabungan dari LSM SORAK LINTAR 945, Serikat Amanat Rakyar (SAR) dan perwakilan warga Kecamatan Karangpawitan menggeruduk ke kantor PT Daux Cosmetic yang berada di Jalan Raya Karangpawitan, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Senin (06/07/2020)

Datangnya ratusan massa ke kantor PT Daux Cosmetic, disebabkan perusahaan yang bergerak dibidang produksi alat kosmetik kecantikan tersebut diduga ingkar janji, melanggar kesepakatan yang dulu pernah disepakatinya bersama warga Desa Sindanggalih.

massa marah dan menuntut realisasi  dari sembilan poin yang dulu pernah disepakati PT Daux Cosmetic.

Diketahui dari hasil musyawarah dengan warga desa Sindanggalih sebelumnya, telah disepakati ada sembilan poin penting yang wajib dilakukan PT Daux Cosmetic sebagai syarat beroperasinya perusahaan itu di kecamatan Karangpawitan, yakni :
1. Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 25 titik.
2. Untuk sistem recruitment di PT.Daux Cosmetik standarilasi pendidikan minimal SD dan SLTP.
3. Pembuatan sumur bor untuk kepentingan warga sekitar.
4. Tempat ibadah dilengkapi sesuai standarisasi masjid yaitu ada mimbar dan kubah.
5. Dibukanya akses jalan pintas untuk keluar masuk karyawan guna mengurangi kemacetan lalu lintas.
6. Pemberdayaan usaha kantin, untuk pengelolaannya agar berkomonikasi dengan masyarakat sekitar.
7. Sarana parkir luar untuk angkot yang berhenti pada saat jam pulang karyawan ditata atau dibenahi lebih baik agar tidak terjadi kemacetan.
8. Partisipasi perusahaan dalam pemberian dana bagi kegiatan dimasyarakat mohon diperhatikan.
9. Pengelolaan limbah untuk diperhatikan agar tidak menimbulkan bau dimasyarakat.

Namun pada kenyataannya, seiring dengan waktu PT Daux Cosmetic tidak juga merealisasikan sembilan poin yang disyaratkan tersebut. Hal inilah yang memicu kemarahan warga dan kemudian mendatangi kantor PT Daux Cosmetic untuk meminta pertanggung jawabannya.

Selanjutnya, berdasarkan dari hasil perundingan antara pihak perwakilan massa dengan PT Daux Cosmetic, disepakati bahwa permasalahan ini akan dibahas lebih jauh dalam waktu satu minggu kedepan, terhitung mulai hari Senin ini.

Sementara itu selain kehadiran LSM Sorak Lintar ’45 dan SAR, hadir pula dari pihak LBH Ivan Rivanora SH yang ikut mempertanyakan masalah perizinan pembangunan PT Daux Cosmetic.

Kepada Fakta dan Realita, Ivan Rivanora pimpinan LBH Ivan Rivanora SH, mengatakan bahwa dalam waktu seminggu ini pihaknya akan mendesak Inspetorat Kabupaten Garut untuk melakukan audit perizinan kepada PT Daux Cosmetic.

“Apabila dalam satu minggu PT Daux Cosmetic tidak melaksanakan kewajiban-kewajibannya, maka kami akan mendesak kepada Inspektorat Kabupaten Garut untuk melakukan audit terhadap semua perizinan PT Daux yang ada di Kecamatan Karangpawitan,” tegas Ivan.

Ivan yang juga menjabat sebagai ketua umum BRIGADE NKRI kabupaten Garut menilai bahwa PT Daux Cosmetic jelas-jelas telah melanggar Izin Prinsip.

“Kalau saya katakan RT nya sudah hadir, RW juga hadir, makanya kita simpulkan ada izin prinsip yang ditabrak dan dilanggar oleh perusahaan tersebut. Apalagi disini juga hadir Pak Kapolsek, Pak Danramil dan Pak Camat, saya berkesimpulan bahwa ada pelanggaran didalamnya, pantas saja ada reaksi dari pada komponen masyarakat,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Lukman Ketua LSM SAR kabupaten Garut, dalam audiensinya mengatakan bahwa PT Daux sudah tidak menghormati pemerintah daerah.

“Sudah beberapa kali dipanggil oleh Kepala Desa Sindanggalih, Kecamatan bahkan Bupati Garut, tapi tidak diindahkan. Dalam hal perluasan lahan pun PT. Daux Cosmetic tidak ada pemberitahuan kepada Pemerintah Desa, dalam hal ini pemerintahan Desa Sindanggalih,” ungkap Lukman.

Lukman pun menegaskan apabila tuntutannya tidak dilaksanakan maka pihaknya dan LSM Sorak Lintar 945 akan melakukan aksi dengan masa jauh lebih banyak dari hari ini.

Dari pantauan Fakta dan Realita walau unjuk rasa berjalan lancar dan aman, tapi masih banyak misteri yang belum terungkap dari PT Daux Cosmetic ini. Mulai dari IMB, Izin Prinsip, Amdal maupun Amdal lalin pembangunan perusahaan tersebut.

Selain itu, dari segi perencanaan dalam pembangunan perusahaan pun kurang terkonsep dengan baik, terbukti dengan tidak adanya jalan arternatif untuk mencegah kemacetan dan penumpukan karyawan saat pulang kerja.

Tak hanya itu, untuk limbah produksi PT Daux Cosmetic yang berupa Air pekat dan kotor, kini sangat mengganggu warga sekitar karena kerap mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.