Desa Situ Gede Gandeng Puskesmas Karangpawitan dalam Melatih Para Kader Posyandu

oleh -3 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

PEMERINTAH pusat dalam beberapa tahun belakangan ini gencar men-sosialisasikan dan mengupayakan berbagai pencegahan bahaya Stunting untuk menyelamatkan masa depan anak-anak indonesia.

Stunting adalah sebuah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Lebih spesifik, Stunting atau disebut juga “pendek”, merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting ini disebabkan oleh faktor multidimensi, diantaranya pola pengasupan gizi yang kurang baik dan kurang pengetahuannya ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan.

Untuk mendukung program pemerintah dan demi terciptanya desa Situ Gede yang bebas stunting, maka Kepala Desa Situ Gede berinisiatif untuk menggandeng Puskesmas Karangpawitan guna memberi pelatihan bagi para Kader Posyandu di wilayahnya, dengan tujuan agar mereka nantinya akan lebih memahami apa yang harus dilakukan untuk menekan angka stunting dan lebih jauhnya bisa membebaskan stunting dari desa Situ Gede.

Kegiatan pelatihan para kader Posyandu dan sekaligus pendampingan bagi para ibu hamil (bumil), nifas dan menyusui itu berlangsung di Aula Desa Situ Gede, kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Senin (28/12/2020).

Selain Kepala Desa Situ Gede, hadir pada kegiatan pelatihan tersebut, Kasi PMD kecamatan Karangpawitan, Babinsa 1102/krp, Babinkantibmas Polsek Karangpawitan, Pendamping Desa dan para Kader Posyandu dari tiap RW di desa Situ Gede.

Kepala Desa Situ Gede, Dedi Suryadi mengatakan, stunting dapat dicegah dari masa ibu sebelum hamil, oleh karena itu penanganan stunting ini menjadi penting. Maka dari itu, pelatihan bagi para kader pun harus dilakukan.

“Jadi, bersumber dari Dana Desa tahap III, pelatihan untuk para Kader ini bisa dilaksanakan. Para Kader sebagai barisan paling depan, makanya wajar kalau kita berusaha membekali mereka dengan cukup ilmu khususnya dalam hal stunting ini,” kata Kades Situ Gede.

Kades Situ Gede berharap dengan adanya pelatihan ini para Kader bisa men-sosialisasikan dan memberi pemahaman tentang ibu hamil, nifas dan menyusui kepada warga di lingkungan desa Situ Gede.

“Salah satu alokasi Dana Desa 2021 yaitu untuk pencegahan stunting, jadi kami berharap dengan adanya pelatihan ini para Kader tahu apa yang harus disiapkan untuk di 2021 nanti. Pada intinya, kami akan mendukung penuh apapun kegiatan yang bersifat positif demi terciptanya warga yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.