CEO Founder Manna Group Hanzela Calista Kembangkan Potensi Ekonomi Desa Kutanagara

oleh -33 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

Bukti dari kecintaan terhadap kampung halaman ditunjukkan oleh Hanzela Calista Pimpinan Manna Building yang terbukti dengan keseriusannya berupaya untuk mengembangkan potensi ekonomi daerahnya agar menjadi lebih maju dan sejahtera.

Manna Building dibawah naungan PT. Astana Manna Indonesia diketahui terus melebarkan sayap lini bisnisnya dengan mengadakan grand launching, sekaligus peresmian beberapa tenants di Kp. Kamayangan RT 02 RW 06 Desa Kutanagara Kecamatan Malangbong tepat pada HUT RI ke-75, Senin (17/08).

Hadir pada peresmian Manna Building,  Camat Malangbong Aliyudin, Lurah Kutanagara Umar Hamzah, Forkopimcam, kecamatan Malangbong, pemilik Manna Building, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan juga warga sekitar lokasi.

CEO founder sekaligus pemilik gedung Manna Group, Hanzela Calista Kusumamenggala, SE.MM., mengatakan, Manna Building merupakan tempat berkumpul (HUB) untuk beberapa lini bisnis di Kamayangan, khusus untuk Garut, ini merupakan yang pertama.

Menurutnya, saat ini Manna Group mempunyai beberapa Tenants diantaranya Manna Mart, Shahrazad Restaurant Timur Tengah, Bespoke Fashion Store, Manna Generation Water Depot, Travel Umroh dan Haji.

Manna Group sendiri berdiri sejak tahun 2015, dan sampai sekarang masih terus mengembangkan sayap bisnisnya ke seantero pulau Jawa, khususnya Jawa Barat.

Foto: Peresmian Tenants Manna Group, Hadir Pimpinan Manna Group Hanzela Calista, Camat Malangbong, Forkopincam Malangbong dan Para Tamu Undangan lainnya

“Sebetulnya saya lama tinggal diluar negeri, diluar negeri pun saya banyak mengekspor barang-barang ke luar negeri, ketika di Jakarta juga sama. Dulu saya masukin barang bulu mata, bulu mata belinya dari orang Korea ternyata bikinnya di Garut, makanya mau mengembangkan bisnis-bisnis di Garut yang bisa dijual ke luar negeri,” tutur Hanzela.

Hanzela mengisahkan yang menjadi pendorong dirinya mau mengembangkan bisnisnya di Garut, dulu ketika pulang ke Garut jauh sekali untuk beli makanan, bahkan ambil ATM saja susah maka dari itu dirinya tergerak untuk mengembangkan bisnisnya, khususnya pengembangan di wilayah Kutanagara dan sekelilingnya.

“Warga masyarakat contohnya petani beras, bisa menjual berasnya di kita, kita bantu online-kan, kemudian masyarakat bisa beli produknya di kita, bisa jadi barter ‘kan dan langsung dapat hasilnya,” imbuh Hanzela.

Terkait harga-harga yang ada di salah satu unit bisnis Manna Group khususnya Restaurant Shahrazad harganya lebih murah daripada yang lain. “Harga makanan sendiri disini sangat murah, kita usahakan berikan harga yang terbaik untuk warga sini,” ucapnya.

Untuk harga yang paling murah berkisar Rp20 ribu yaitu nasi Briyani plus ayam. Untuk chef dan resep makanan sendiri khusus didatangkan dari Libanon. “Untuk chefnya sendiri merupakan Chef terbaik dari Libanon,”pungkas Hanzela.

Sementara Camat Malangbong, Aliyuddin saat dimintai tanggapannya terkait peresmian Manna Building mengatakan, dengan adanya Manna Buildin ini diharapkan dapat ikut mendongkrak perekonomian warga dan juga dapat  memberikan dampak yang lebih baik bagi taraf hidup masyarakat sekitar.

“Saya sangat mengapresiasi dan menaruh harapan besar terhadap apa yang dilakukan oleh Manna Building, mudah-mudahan nantinya bisa ikut membantu mempromosikan juga produk Kecamatan Malangbong keluar daerah bukan hanya sebatas di Kecamatan Malangbong saja,” singkat Aliyudin.

Reporter : Wa’Oded | Editor : Red_FR

 

No More Posts Available.

No more pages to load.