15 Juni 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Bupati Garut : Pembangunan Jalan Poros Cilawu-Banjarwangi Sebagai Bagian dari Persiapan DOB Garut Selatan

Garut, faktadanrealita.com-

Bupati Garut, Rudy Gunawan, SH, MH, MP, membuka forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2021 di Aula Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut, Selasa (17/03/2020).

Dalam sambutannya Bupati Garut menyampaikan, pembangunan harus itu harus sesuai dengan aturan, dan pembangunan juga harus melalui perencanaan yang baik, tahun 2015 Pemkab Garut telah mengelontorkan anggaran sebesar Rp12 Milyar untuk membangun jalan mulai dari Cikajang hingga ke Toblong, dari kajian Geologi bahwa jalan dari Cikajang hingga ke Banjarwangi kondisinya tidak layak.

” Kenapa? Karena jalannya seperti kita lihat, di sisi tebing dan di sisi jurang, ahli geologi menyarankan kepada Bupati untuk membuat Trase baru, saya pernah meminta untuk memperlebar jalan yang sudah ada, tetapi mereka mengatakan tidak bisa karena kondisi tanahnya tidak mungkin dikeruk atau dilebarkan, apalagi spot sepanjang 3 Km tidak bisa apa apa, dan biayanya juga akan sangat besar,” kata Bupati Garut.

Masih kata Bupati, Pemkab telah mengambil kesepakatan dengan DPRD terkait rencana pembangunan bagi 15 kecamatan yang kelak dikemudian hari kecamatan-kecamatan ini menjadi anggota Otonomi Daerah Garut Selatan.

“Dalam rangka itulah Pemkab Garut menyediakan anggaran di tahun 2020 sebesar Rp100 Milyar untuk mempercepat aksesbility di Garut Selatan, contohnya daerah Cisangkal kecamatan Cihurip yang dihubungkan dengan Jatisari Cisompet, kami juga kini membangun jalan dari Toblong menuju ke Pangrumasan melewati Purwajaya, atau dari Pangrumasan masuk ke desa Mekarmukti, Sagara Cibalong, tapi itu harus sesuai aturan. Saat ini kita mengeluarkan anggaran Rp4 Milyar untuk jalan Surapati Cigintung, saya mohon maaf bahwa kami merencanakan secara teknokratik, jalan yang akan mem-backup kalau sewaktu – waktu ada bencana sehingga akses ke sini akan ke tutup,” paparnya.

Disampaikan juga oleh Bupati, di Garut ada yang disebut kecamatan tertinggal, ada 5 kecamatan termiskin di kabupaten Garut yaitu kecamatan Pamulihan, Cihurip, Banjarwangi, Peundeuy dan Malangbong. Miskin dalam konotase bahwa rata – rata pengeluarannya itu hanya Rp 22.000/ orang.

Baca Juga :   The actual a Relationship Work? Several Common Answers That May Shock You

Sambung Bupati, terkait pembangunan Poros Cilawu – Banjarwangi, Pemkab Garut secara teknokratik membuat perencanaan untuk membangun jalan tembus dari kecamatan Cilawu menuju kecamatan Banjarwangi melalui beberapa desa, supaya ada back up.

” Tidak ada jalan lain kita harus membuat jalan baru yang mempunyai kepastian jalan itu aman dari longsor, di cek jalan poros dan itu bisa aman, tapi ada satu yang harus dilalui yaitu izin pemanfaatan kawasan hutan atau pinjam pakai itulah yang belum ada hari ini, yang kedua ada banyak orang yang memberikan perhatian terhadap lingkungan, maka perlu kajian Amdal, kalau itu di buat jalan apakah ada satwa yang akan punah baik habitat Herbivora, Kanivora atau apapun termasuk mata air, pasti ada dampak, kita tidak bicara untungnya tapi kalau jalan ngahieng maka akses barang dan orang ke Cilawu menuju ke Banjarwangi atau sebaliknya akan lebih cepat,” ucapnya.

Hadir pada kegiatan konsultasi publik di banjarwangi dihadiri Tim Percepatan, Bappeda Garut, Kabag yankes, Kejaksaaan Negeri Garut, Perwakilan dari Polres, TNI, KOREM, Camat Banjarwangi, Camat Cikajang, Camat Cilawu, Danramil Cilawu, Danramil Banjarwangi, Danramil Cikajang, kepala Desa Sukamurni Cilawu, kepala Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi, kepala Desa Mekarjaya kecamatan Cikajang, perwakilan dari Pemerhati Lingkungan, Dinas Kehutanan, perwakilan warga masyarakat dari tiga kecamatan yaitu warga kecamatan cikajang, warga kecamatan cilawu dan kecamatan banjarwangi, Tim Sijeruk 119, perwakilan dari Dinkes,

“Nah dalam acara Konsultasi Publik ini silahkan sekarang yang bicara masyarakat, intinya adalah kalau didahului oleh dokumen lingkungan peraturan memperbolehkan adanya pinjam pakai kawasan hutan untuk kepentingan umum, itu diperbolehkan, jadi saya datang ke sini secara bertahap kita bangun Banjarwangi, kita akan membawa beberapa dokumen yang berisi lokasi yang akan kita bangun untuk mempersiapkan Garut Selatan,” pungkas Rudy.(Dedi Oded)

Bagikan :
error: Protect !!!