Bila Tetangga Kita Terkena Covid-19, Jangan Takut dan Kucilkan Mereka

oleh -7 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

KALAU tetangga Anda positif Covid-19, perlukah anda khawatir?? jawabannya, tentu Tidak

Perlu diketahui bersama, Virus Covid-19 tidak bisa gentayangan dari rumah tetangga ke rumah Anda. Ingat, jarak 1,5 meter saja sudah cukup untuk menjauhkan anda dari jenis virus yang begitu ditakutkan orang-orang  ini.

Virus ini tidak bisa terbang di udara. Ia hanya berada di udara kalau ada orang terinfeksi yang bersin. Itu pun tidak lama. Partikel-partikel air (lendir) yang mengandung virus tadi akan serta merta turun dengan sendirinya, mengendap di permukaan benda-benda mati, tidak akan menyebar ke rumah anda.

Virus ini juga tidak bisa berjalan. Apa yang harus anda lakukan? Anda jangan masuk ke rumah tetangga yang positif Covid-19 tersebut tanpa perlindungan memadai seperti APD dan masker.

Selama anda tidak masuk, tak usah khawatir anda dipastikan tidak akan tertular. Kalaupun harus masuk untuk memberi bantuan, pakailah masker, ditambah perlindungan lain yang bisa anda dapatkan. Kemudian segeralah ganti baju, mandi dengan sabun (keramas pakai sampoo), kemudian cuci baju anda tadi dengan sabun. Sabun akan membunuh virus yang menempel di tubuh anda.

Tidak ada alasan untuk takut menghadapi tetangga yang tertular Covid-19, justru anda harus berbuat sebisa mungkin untuk membantu mereka.

Berikut yang bisa anda dilakukan untuk membantu tetangga yang teridentifikasi Covid-19 ?

1. Sediakan makanan.
2. Bersihkan rumahnya dengan sabun atau disinfektan.
3. Jaga agar jangan ada orang masuk tanpa kepentingan dan tanpa pelindung.
4. Arahkan anggota keluarganya untuk melaksanakan tata cara isolasi pasien agar anggota keluarga lain tidak tertular.

Perlu dipahami orang yang tertular virus tidak ingin dirinya tertular. Mereka butuh cinta, perhatian, dan bantuan dari kita untuk sembuh. Jangan musuhi dan kucilkan mereka.

Satu lagi, virus Covid-19 ini akan lebih berbahaya jika terpapar pada orang-orang yang mempunyai penyakit akut atau penyerta dan juga pada orang-orang yang imunnya rendah. Maka dari itu bagi orang-orang tersebut hendaknya lebih berhati-hati.

Kita menyadari bahwa sebenarnya yang menjadi penyebab virus ini begitu ditakuti oleh sebagian orang karena begitu cepat penyebarannya, terutama obrolan yang terlalu dibesar-besarkan pula yang juga telah membuat tenar virus ini, “jangan takut oleh virus Covid-19 sehingga jadinya anda takut ini takut itu, yang anda takutkan itu harusnya Alloh SWT sang pencipta kita dan juga yang menciptakan Virus itu”.

Menghadapi virus Covid-19 yang sampai saat ini belum juga ada vaksinnya, harusnya kita lebih rajin mendekatkan diri kepada Alloh SWT dengan beribadah dan berdoa kepada-Nya agar virus itu segera Alloh SWT hancurkan.

Mari kita berupaya menjaga imun kita agar tetap stabil dengan cara berolahraga teratur, makan makanan yang sehat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita, serta patuhi 3M (Mencuci tangan pakai Sabun, Memakai masker dan Menjaga Jarak).

Reporter : M. Yadi | Editor : Red_FR

Sumber tambahan:

Kemenkes RI                                            #covid-19 bukan aib
#rubahstigmaburukcovid
#salamsehat
#janganlupabersyukur

No More Posts Available.

No more pages to load.