Bangunan MAN Jeunieb Bireuen Terancam Roboh, Siswa Terpaksa Belajar Sore Hari

oleh -8 Dilihat

Bireuen, Fakta dan Realita-

KONDISI bangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jeunieb Bireuen terancam roboh. Akibatnya, seluruh siswa yang berasal dari 5 kelas yang ada di sekolah tersebut terpaksa harus rela belajar pada waktu sore hari di bangunan lainnya.

“Bangunan MAN ini dibangun pada 16 tahun silam, yang merupakan bantuan pada saat musibah Tsunami melanda Aceh tanggal 26 Desember 2004,” demikian dikatakan Ibran S.Ag selaku Kepala Sekolah MAN Jeunieb, Sabtu (09/01/2021).

Menurutnya, gedung bangunan dengan dua lantai itu, sampai saat ini sudah tak layak lagi dipergunakan bagi kegiatan apapun.

“Jangankan belajar, untuk mendekatinya saja sangat berisiko, sebab sebagian besar tiang bangunan sudah fatah dan hancur,” jelasnya.

Melihat kondisi bangunan seperti ini, menurut Ibran, dalam waktu dekat ini bangunan lima ruang kelas ini segera harus dihancurkan karena sudah sangat membahayakan bagi siswa dan para tenaga kependidikan  jikalau terus dipaksakan untuk kegiatan pembelajaran.

“Sebaiknya pihak pemerintah segera turun tangan ke sekolah kami ini untuk meninjau kelayakannya. Dengan begitu, pemerintah nantinya segera membuatkan bangunan MAN yang baru dan layak, karena kami memang benar-benar sangat membutuhkan ruangan kelas baru untuk kelangsungan kegiatan pembelajaran,” ungkapnya.

Kepala Sekolah MAN Jeunieb Bireuen ini juga menyebutkan, selama ini di masa pandemi covid-19 saat bangunan masih bisa dipergunakan, proses pembelajaran tatap muka di sekolahnya tetap berjalan karena pihak sekolah konsisten dengan terus-menerus melakukan pengawasan dan memperketat penerapan protokol kesehatan yang ada kepada semuanya, tanpa terkecuali.

“Khusus siswa, pada saat datang melewati pintu masuk sekolah, mereka pun harus mengunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun di tempat yang telah disediakan pihak sekolah, mereka juga dihimbau agar selalu menjaga jarak satu sama lainnya,” tambahnya.

Dalam situasi pandemi covid-19, selaku kepala sekolah, Ibran S.Ag menyatakan akan terus memacu MAN Jeunieb untuk maju, “yang terpenting para guru harus senantiasa kompak dalam menjalankan semua tanggung jawabnya sebagai tenaga kependidikan sesuai aturan yang berlaku.

Terakhir, Ia berharap, mudah-mudahan semua keinginannya ini segera menjadi kenyataan, “Insya Allah harapan ini akan segera dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkas Ibran S.Ag.

Reporter : Hendra G | Editor : Red_FR

 

No More Posts Available.

No more pages to load.