11 April 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Atas Perhatian IPI Garut, SMK Bina Siswa Mandiri Sangat Mengapresiasinya

Garut, faktadanrealita.com

Praktek Kerja Industri (Prakerin) Siswi-siswi SMK Bina Siswa Mandiri (BSM) Limbangan Garut, yang dilaksanakan atas kerjasama dengan pihak Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, telah selesai dilaksanakan pada Jum’at (06/03/2020).

Kepala SMK Bina Siswa Mandiri, Ujang Wahyudin, S.Pd.I, mengatakan bahwa pelaksanaan Prakerin yang diselenggarakan oleh SMK BSM ini merupakan wujud nyata pelayanan sekolah terhadap peserta didiknya, sebagai cara untuk menggali potensi yang dimilikinya, sehingga ketika nanti dihadapkan dengan dunia industri sesungguhnya mereka telah siap.

Ujang berharap, kepada siswa yang sudah melakukan prakerin ini, mudah-mudahan akan lebih paham tentang potensi dirinya, sehingga dengan mengetahui kelebihan yang dimilikinya itu yang bersangkutan tentunya akan menyesuaikan dengan Program Studi (Prodi) yang dipilih disekolahnya.

 

“Peserta didik yang telah melakukan Prakerin harus tahu potensi dirinya, agar ketika mereka  lulus dari SMK, yang kemudian diterjunkan ke tempat kerja, mereka telah siap segalanya,” terang Ujang.

Dengan adanya kerjasama dengan berbagai  Instansi dan Institusi dalam hal penempatan peserta prakerin, Selaku Kepala Sekolah, Ia mengucapkan banyak terima kasih atas segala kesempatan dan ilmu yang sudah diberikan kepada para  peserta prakerin SMK Bina Siswa Mandiri , semoga bermanfaat dan dapat dijadikal bekal untuk bekerja di dunia industri.

“Wabil khusus ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada IPI Garut atas kerjasamanya yang telah memfasilitasi anak-anak kami dalam melakukan prakerin selama beberapa hari ini,” pungkasnya.

Sementara itu menurut Guru pembimbing Prakerin SMK BSM, Nina Marsela, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan prakerin ini adalah pendidikan sistem ganda yang merupakan program pemerintah, telah biasa dilaksanakan, maka dari itu setiap SMK wajib mengikuti dan melakukannya.

Menurut Nina, kegiatan Prakerin ini memang wajib dilakukan, karena akan menjadi bekal berharga bagi para pesertanya. Dengan diadakannya pelatihan atau magang ini, kata Nina, jika mereka nanti bekerja di industri atau Instansi, mereka tidak akan canggung lagi karena telah terbiasa dan terlatih dari segi mental maupun skillnya.

“Terkait Prakerin ini ada yang dilakukan di kelas 11 dan ada juga dikelas 12, hal tersebut tergantung kebijakan Sekolahnya masing-masing,”ujar Nina.

Dikatakan Nina, karena SMK BSM ini masih tergolong baru, pada tahun ini ada 26 orang yang mengikuti kegiatan Prakerin, semuanya dari jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran atau Administrasi Perkantoran.

Baca Juga :   Kasus Konfirmasi Covid-19 Cenderung Naik, SD-SMP di Garut Batal Belajar Tatap muka

Sedang untuk penempatannya, Nina memaparkan, dari 26 orang peserta Prakerin tersebut, kita telah melakukan kerjasama dengan berbagai Instansi dan Institusi yang ada di kabupaten Garut, mereka kita sebar di beberapa tempat, yakni di POS Balubur Limbangan, Kantor kecamatan Limbangan, PT. Sarana media, Diskominfo Garut, BPS Garut, Kantor Pajak, dan juga yang mengikuti Prakerin di IPI Garut.

Nina mengatakan, Khusus untuk para peserta Prakerin yang  ditempatkan di IPI Garut, jumlah keseluruhannya ada 7 orang peserta. Dari hasil Prakerin di IPI ini, diharapkan kepercayaan diri dan motivasi mereka akan bertambah, selain itu mereka juga dapat mengetahui dan memahami secara langsung bagaimana menjalankan rutinitas bekerja secara nyata.

“Pengalaman Prakerin di IPI Garut ini harus menjadi modal dasar bagi mereka untuk nantinya mampu beradaptasi dengan orang-orang atau pegawai di lingkungan tempat bekerjanya yang sebenarnya,” ucap Nina yang merupakan Alumnus wisudawan IPI Garut angkatan pertama dari jurusan Pendidikan Teknologi Informasi.

Lanjut Nina, atas nama SMK BSM Limbangan, Ia sangat berterima kasih kepada civitas akademika IPI Garut yang telah bekerjasama dengan memperbolehkan anak didiknya melaksanakan kegiatan Prakerin.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada IPI Garut atas kerjasamanya. Pembinaan dan respon positifnya kepada kami pihak SMK BSM Limbangan sungguh sangat berharga sekali,” ujarnya.

Nina menambahkan, dari setiap kali pulang prakerin dari IPI Garut, Alhamdulillah hasilnya selalu baik, anak-anak menjadi lebih teratur dan disiplin. “Saya sangat mengapresiasinya, mohon tolong dimaafkan apabila dari pihak sekolah masih ada kekurangan,” imbuhnya.

Nina berharap, kerjasama antara SMK BSM Limbangan dengan IPI Garut untuk kedepannya dapat terus terbina dan berlanjut setiap tahunnya, terutama dalam hal Prakerin dan penerimaan mahasiswa baru.

Khusus untuk penerimaan mahasiswa di IPI Garut, kata Nina, dari SMK BSM telah banyak yang melanjutkan untuk berkuliah di IPI, bahkan ada satu orang siswa yang berasal dari angkatan pertama SMK BSM telah berhasil mendapatkan program Beasiswa/Bidik-Misi untuk kuliah gratis di IPI Garut.

“hal ini tentunya menjadi inspirasi dan penyemangat bagi lulusan SMK kami lainnya, baik dalam melanjutkan kuliah ataupun dalam bekerja nanti,” pungkasnya.(Wena)

Bagikan :
error: Protect !!!