Anggota Koramil 1102/Krp Bersama Warga Bahu-membahu Tuntaskan Pengerjaan Rumah Ma Yayah (78) di Kampung Kudang

oleh -3 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

DENGAN bermodalkan uang sebesar Rp1.000.000,- dari hasil menjual rongsok yang dikumpulkannya setiap malam dari hasil membersihan sampah warga sekitar, berikut ditambah uang dari BST Kemensos sebesar Rp300.000,-, Ma Yayah, wanita berusia 78 tahun, warga kampung Kudang RT 04 RW 02, kelurahan Lebak Jaya, kecamatan Karangpawitan, Garut berharap bisa mendapatkan rumah yang lebih layak untuk dihuni selama masa senjanya ini.

Menurut informasi dari Ketua RT 04, Saepudin atau yang lebih akrab dipanggil Aep mengatakan kepada Fakta dan Realita, bahwa Ma Yayah kesehariannya tinggal seorang diri dirumahnya dan dia sampai di usia tuanya ini, sama sekali belum pernah menikah.

“Waktu itu Ma Yayah bilang ke saya bahwa dirinya ingin punya rumah yang permanen karena rumahnya sudah lapuk takut rubuh, dan Ma Yayah menyerahkan uang sebesar Rp1.000.000,- dari hasil menjual barang rongsok yang beliau pisahkan dari sampah warga, ditambah Rp300.000 dari uang bantuan yang didapatkan olehnya dari BST Kemensos,” ucapnya.

Aep menerangkan, dengan uang total Rp1.300.000,- dirinya pun berkordinasi dengan Babinsa 1102/Karangpawitan Serka Suhendri dan Lurah Lebak Jaya untuk mewujudkan keinginan warganya itu, dengan membangunkan rumah Ma Yayah yang baru.

“Alhamdulillah setelah berkordinasi, berbagai bantuan pun berdatangan dari para donatur, diantaranya bantuan dari H. Odang, H. Deni, MJM Cimurah, H. Ujang Robin, Yudha dari PDI-P, Kelurahan lebak Jaya dan donatur lainnya, sehingga rumah Ma Yayah saat ini dalam tahap finising” terangnya.

Oleh karena itu, Aep pun mengucapkan terimakasih atas semua bantuan tersebut,  baik kepada Warga Kelurahan Lebak Jaya, Para Donatur dan tentunya kepada Danramil 1102/Karangpawitan Kapten CAJ(K) Muji Rahayu yang sejak awal pembangunan telah mengerahkan anggotanya untuk mmbantu pengerjaan rumah baru Ma Yayah.

Dalam pantauan Fakta dan Realita, lokasi pembangunan rumah baru Ma Yayah ini, berada disamping rumahnya yang dulu,  dan masih diatas tanah miliknya. Pembangunan rumah tersebut, mendapat banyak respon positif dari berbagai pihak.

Pengerjaannya sendiri memakan waktu kurang lebih dua bulan, dengan anggaran sekitar 60 jutaan, yang dikerjakan secara swadaya. Sementara untuk dana dan bahan bangunannya sendiri, sebagian besar berasal dari warga sekitar dan juga para donatur.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.