Alumni ’95 SMPN 1 Karangpawitan Bersama Forkopimcam Karangpawitan Garut Gelar Bakti Sosial Cegah Covid-19

oleh -3 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

Dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Alumni ’95 SMPN 1 karangpawitan Garut, Jawa Barat bersama Forkopimcam Karangpawitan berinisiatif menggelar acara bakti sosial cegah Covid-19 dengan membagi-bagikan 500 masker, 200 bungkus cairan hand sanitizer dan 400 pasang sarung tangan plastik.

Dalam kegiatan pemberian masker, hand sanitizer dan sarung tangan tersebut, selain dihadiri para alumni ’95 SMPN 1 Karangpawitan, ikut dihadiri pula oleh Forkopimcam Karangpawitan, Babinsa 1102/krp, Babinkantibmas Karangpawitan, tim Kesehatan dari Puskesmas Karangpawitan.

“Sesuai keputusan pemerintah pusat, bahwa semua masyarakat Indonesia harus menggunakan masker, jadi kita tergerak untuk melaksanakan keputusan Pemerintah pusat tersebut demi melawan covid-19,” ucap Ade Burhanudin sebagai koordinator lapangan alumni ’95 SMPN 1 Karangpawitan kepada Fakta&Realita, Rabu (08/04/2020), pukul 10.01 WIB.

Ade mengatakan bahwa lokasi-lokasi fasilitas umum menjadi target utama dalam baksos pembagian alat pencegahan Covid-19 tersebut.

“Kita bersama Kecamatan Karangpawitan, Koramil 1102/krp, Polsek Karangpawitan dan tim Kesehatan dari Puskesmas Karangpawitan akan membagikan masker dan yang lainnya di dua tempat dulu yaitu pasar Cimurah dan Pom bensin (SPBU) Biru, karena dalam pantauan kami di wilayah Karangpawitan dua titik tersebut yang sangat ramai didatangi masyarakat,” kata Ade.

Camat Karangpawitan, Rena Sudrajat mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kepedulian dari para alumni ’95 SMPN 1 Karangpawitan.

“Alhamdulillah, saya selaku pimpinan Kecamatan Karangpawitan sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas segala bantuan yang diberikan oleh para alumni ’95 SMPN 1 Karangpawitan, karena itu yang saat ini dibutuhkan warga dalam memerangi covid-19,” jelas Rena.

Rena pun berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut.

“Semoga setiap warga atau kelompok warga mulai terketuk nuraninya dalam memerangi covid-19 ini, sehingga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena sadar atau tidak sadar covid-19 ini merupakan ancaman yang nyata, jadi perlu juga tindakan yang nyata dalam memeranginya, seperti harapan kami yang selalu kami utarakan dan semoga menjadi doa yang diijabah oleh Allah SWT bahwa dengan perjuangan kita semua semoga dan dibarengi keyakinan kita yang kuat bahwa covid-19 akan segera sirna diatas tanah ibu pertiwi yang kita cintai ini,” pungkas Rena.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.