550 Tenaga Pengajar di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Karangpawitan Jalani Vaksinasi

oleh -2 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

UPT Puskesmas Karangpawitan Garut melaksanakan kegiatan vaksinasi selama 2 hari kedepan, dengan sasaran para pengajar SLTP/ Sederajat, SLTA/ SMK/ Sederajat. Vaksinasi hari pertama akan dilaksanakan sebanyak 230 vaksinasi, sedangkan untuk di hari keduanya sebanyak 320 vaksinasi.

Vaksinasi yang dilaksanakan di gedung serbaguna SMKN 4 Garut itu mendapat apresiasi dari para pengajar, karena dengan adanya vaksinasi ini para pengajar merasa lebih aman dan nyaman dalam melaksanakan aktifitasnya.

“Untuk hari ini kita melaksanakan vaksinasi untuk insan pendidikan dengan memberlakukan prosedural secara umum yaitu kita sediakan mulai dari meja pendaftaran sampai meja terakhir meja pengambilan hasil vaksinasi,” terang dr. H. Andi Hermansyah salah satu dokter yang menangani vaksinasi dari Puskesmas Karangpawitan kepada Fakta dan Realita ditengah aktifitasnya, Selasa (09/03/2021).

dr. H. Andi Hermansyah menambahkan bahwa dalam melaksanakan vaksinasi tersebut tidak gegabah, ada proses skrining untuk mengecek penyakit pada calon yang akan divaksin.

“Untuk skrining sendiri kita melibatkan empat dokter yaitu satu dokter organik dan tiga dokter intensif sehingga kegiatan vaksinasi ini sangat terbantu. Skrining tersebut berfungsi untuk mengetahui ada tidaknya penyakit pengorbit, dimana penyakit pengorbit ini ialah penyakit penyulit yang menyebabkan sakitnya seseorang menjadi bertambah sulit diantaranya gula darah yang tidak stabil, ada riwayat stroke yang kurang stabil, ada riwauatt kelainan darah, ada riwayat alergi. Untuk itu, skrining kita lakukan secara ketat, soalnya sakit-sakit tersebut termasuk pada “silent killer” diawal tidak kelihatan, begitu masuk vaksin ada reaksi-reaksi yang tidak kita inginkan. Dan apabila ada penyakit tersebut, maka calon yang akan divaksin kita tangguhkan dulu,” tambahnya.

dr. H. Andi Hermansyah pun menjelaskan dengan ketatnya skrining tersebut maka kita yakinkan bahwa bagi calon penerima vaksin tersebut yang lolos dari tahapan-tahapan tersebut tidak akan mengalami gejala-gejala yang membahayakan, jadi kepada masyarakat tidak perlu hawatir atau takut jika akan divaksin karena kami dari tim medis meyakinkan bahwa vaksinasi ini aman.

Dalam pantauan Fakta dan Realita, vaksinasi tersebut ikut diawasi langsung oleh Camat Karangpawitan, anggota Polsek Karangpawitan dan Babinsa 1102/Karangpawitan.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.