Wabup Garut, ” Tidak semua siswa punya HP, kita coba gunakan radio sebagai media pembelajaran”

oleh -13 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

BANYAK kesulitan  pada penerapan belajar jarak jauh yang dialami siswa di jaman Adaptasi Kebiasaan Baru sekarang ini telah membuat pemerintah kabupaten Garut berfikir keras mencarikan cara yang tepat agar pembelajarannya lebih efektif dan efesien, selain adanya penggunaan ponsel pintar.

Oleh karena itu, Pemkab Garut kini merencanakan untuk menerapkan pembelajaran melalui media radio.

Alternatif tersebut menjadi pilihan, karena media radio dipandang akan lebih memudahkan siswa untuk menyimak setiap pelajaran yang disampaikan gurunya tanpa harus menggunakan kuota internet.

“Ada alternatif lain yang terus kita godok yaitu belajar melalui radio, sebenarnya sudah berjalan walaupun baru sebagian daerah,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman seperti dilansir Antara pada Rabu (5/8/2020).

Ia menuturkan, sejak pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan karena khawatir terjadi penularan virus yang akhirnya merugikan semua pihak.

Selama pandemi, kata dia, kegiatan belajar mengajar diberlakukan secara daring atau jarak jauh dengan menggunakan teknologi telepon seluler android yang terkoneksi dengan internet.

“Namun belajar jarak jauh itu tidak semuanya siswa punya HP, banyak masyarakat yang tidak mampu,” kata Helmi.

Solusi mengatasi siswa yang tidak memiliki peralatan belajar daring itu, kata Helmi, maka akan diberlakukan belajar dengan menggunakan media radio atau televisi lokal di Garut.

“Melalui TV, mudah-mudahan ada TV lokal bisa membantu proses mengajar daring, karena kalau TV saya yakin sudah pada punya di rumah,” katanya.

Ia menambahkan upaya lain pemerintah dalam menunjang proses belajar daring yaitu memberikan kuota internet gratis kepada siswa.

Namun, pemberian kuota internet itu, sia-sia saja jika siswanya tidak mempunyai telepon seluler android yang menunjang dalam kegiatan belajar mengajar daring.

“HP yang bisa pakai daring ini sudah kami bicarakan dengan pak Bupati, bagaimana lakukan subsidi HP, tapi belum tuntas pembahasannya,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.