Toko Sembako RB Dibobol Maling, 2 Ton Beras dan 80 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Raib

oleh -85 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

TELAH terjadi aksi perampokan pada Toko sembako RB yang berada di Jalan Raya Karangpawitan Garut. Toko yang sehari-harinya menjual berbagai kebutuhan pokok untuk keperluan warga sekitar tersebut, Rabu (22/04/2020) pukul 03.00 WIB dini hari tadi dibobol maling. Sebanyak 2 ton beras dan 80 tabung gas elpiji isi 3 kg yang ada di dalam toko itu diketahui telah raib.

Menurut keterangan yang dihimpun oleh wartawan Fakta dan Realita dari Babinkantibmas Karangpawitan, Brigadir Isal dan Babinsa 1102/krp Serda Budi Sapari di tempat kejadian, dikatakan bahwa Toko Sembako tersebut milik seorang warga kampung Tabrik bernama Dadang (53) yang dijebol maling sekitar pukul 03.00 WIB pagi.

“Kita mendapat laporan dari warga pada pukul 07.00 WIB pagi dan langsung meluncur ke TKP, dari olah TKP maling menjebol sleading door milik toko pak Dadang sekitar pukul 03.00 WIB pagi,” kata Serda Budi Sapari.

Brigadir Isal menambahkan bahwa akibat kejadian tersebut, diperkirakan total kerugian di derita sang pemilik toko mencapai 40 juta rupiah.

“Sekarang kasus telah ditangani Polsek Karangpawitan dan sedang dalam penyelidikan, kepada semua warga kami himbau agar lebih waspada,” tambah Serda Budi Sapari.

Sementara itu, Kepala Desa Jatisari, Abad Badrudin berharap atas adanya kejadian ini setiap warga harus lebih waspada bukan hanya terhadap covid-19 saja tapi juga terhadap keamanan lingkungannya.

“Dengan keadaan siaga covid-19 ini, dimana perekonomian masyarakat banyak yang mengalami keterpurukan akibat imbas dari covid-19, yang kita khawatirkan dari keterpurukan ekonomi ini tindak kriminalitas bertambah, jadi kita diwajibkan waspada,” jelas Abad.

Dikatakan Abad, sebetulnya untuk di wilayah desa Jatisari kegiatan ronda malam sudah berjalan, namun kejadian ini telah luput dari perhatian apalagi terjadinya pada waktu dini hari dimana sebagian warga sudah ada yang pergi kepasar.” Kejadian ini akan menjadi perhatian kita, dan kami harap kepada warga apabila ada tindakan yang mencurigakan segera melaporkan ke RT/RW,” tegasnya.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.