22 Juni 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

IWO Garut Belikan Sepatu Baru bagi Siswa Korban “Bakar Sepatu”

Garut, faktadanrealita.com-

Sebagai wujud kepedulian wartawan dan dalalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut, kembali menggelar Bakti Kemanusiaan Jurnalis dengan memberikan bantuan poerlengkapan sekolah pada salah satu siswa SMPN 2 Cibiuk, yang sepatunya di bakar oleh oknum guru, pada Senin (03/02/2020) lalu.

Kedatangan pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut, ke SMPN 2 Cibiuk tidak diketahui oleh pihak sekolah setempat. Sontak salah satu guru kebingungan ada lima orang wartawan yang membawa paket bantuan dan menanyakan Riyan siswa yang sepatunya di bakar. Dengan didampingi beberapa guru langsung menuju kelas dimana siswa tersebut sedang mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Kami sangat perihatin melihat siswa yang kesekolah menggunakan sandal, setelah sepatunya di bakar oleh oknum guru,” ujar Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Garut, Robi Taufiq Akbar, didampingi Bidang Humas, Agus Lukman dan beberapa pengurus, Rabu (5/2/2020).

Dikatakan Robi, pemberian paket perlengkapan sekolah merupakan salah satu momen yang tepat menjelang HPN 2020. Yang mana biasanya wartawan setiap harinya melakukan peliputan berita.

Baca Juga :   Ferdiansyah Serap Aspirasi Warga Persis tentang Haluan Negara

“Ini momen yang sangat tepat, rekan-rekan wartawan menyisihkan uangnya untuk diberikan pada masyarakat yang tidak mampu,” ujarnya.

Robi juga mengaku, insiden pembakaran sepatu semestinya tidak terjadi dikalangan dunia pendidikan di Kabupaten Garut. Yang mana tindakannya sudah mencoreng dunia pendidikan.

“Siswa merupakan cikal bakal sebagai penerus bangsa. Guru tugasnya mendidik dan membina bik secara mental dan meberikan pelajaran,” tegasnya.

Robi menuturkan, kedua orang tua Riyan merupakan buruh tani yang kondisi ekoniminya harus dibantu. “Kebetulan kedua orang tuanya tidak mampu, sangat pantas untuk diberikan bantuan. Bukannya sepatu milik anaknya di bakar,” celoteh Robi.

Riyan terpaksa menggunakan sandal jepit saat sekolah. Setelah menerima bantuan perlatan sekolah, Riyan langsung menggunakan sepatu baru dihadapan siswa lainnya sambil disambut isak tangis.(Wena/Dedi Oded)

Bagikan :
error: Protect !!!