19 Juni 2021

Fakta & Realita

Berita Harian Terkini, Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Priangan

Sebanyak 1.966 Peserta SKD CPNS Garut Berhasil Lolos, Karena Wabah Corona Jadwal SKB Diundur

Garut, faktadanrealita.com-

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut, Mukhlis, menyampaikan jumlah peserta tes CPNS yang lolos seleksi kemampuan dasar (SKD) sebanyak 1.966 peserta. Total jumlah peserta SKD yang mencapai 18.755 orang.

“Pengumuman kelulusan SKD telah dilaksanakan Minggu (22 Maret 2020) kemarin. Untuk para peserta SKD yang ingin mengetahui hasil seleksi bisa langsung dilihat di situs BKD Garut, di situ bisa langsung dilihat keterangannya yang lolos dan tidak” ujar Mukhlis, Senin, 23 Maret 2020.

Dikatakannya, yang dinyatakan lolos SKD CPNS adalah peserta yang masuk tiga besar di setiap formasi dan memenuhi ambang batas yang telah ditentukan.

Namun mereka baru dinyatakan lolus SKD sehingga masih harus mengikuti tahapan test selanjutnya.

“Peserta yang dinyatakan lolos SKD, kemudian akan mengikuti seleksi kemampuan bidang (SKB). Dalam pengumuman, juga disertakan nilai setiap peserta,” katanya.

Dijelaskannya, dari 838 kuota formasi CPNS, tak semuanya terisi.

“Jika semua formasi terisi, seharusnya ada sekitar 2.500 peserta yang lolos SKD tapi ini hanya ada 1.966 saja karena ada sebagian formasi yang tidak diisi pelamar,” terangnya

Baca Juga :   Penyaluran Tahap 2 BLT dari Kemensos di Kelurahan Karang Mulya Karangpawitan Berjalan Lancar

Ditanya terkait waktu pelaksanaan SKB, menurut Mukhlis, saat ini pihaknya masih belum bisa memastikannya.

Hal ini dikarenakan adanya pengunduran waktu karena ada kaitanhya dengan penanganan wabah virus corona.

“Untuk waktu pelaksanaan SKB, hingga saat ini kami pun masih belum mengetahuinya. Kalau berdasarkan agenda awal, SKB akan dilaksnakan pada awal April akan tetapi kemudian diundur karena dampak Wabah Corona,” ucap Mukhlis.

Ia juga menyampaikan, waktu pelaksanaan SKB akan diumumkan setelah Kemenpan RB dan BKN memberi pemberitahuan.

“Sampai saat ini belum ada kepastian sampai kapan pengunduran waktu pelaksanaan SKB dilakukan,” ujarnya

Menurut Mukhlis, berdasarkan surat yang diterimanya beberapa waktu lalu, pengunduran waktu pelaksanaan SKB disebutkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Bisa jadi pelaksanaannya diundur sampai setelah lebaran nanti, atau setelah permasalahan corona selesai,” pungkasnya.(Wena)

Bagikan :
error: Protect !!!