Pjs Bupati Tasikmalaya Ajak Semua Pihak Bekerja Keras Memutus Mata Rantai Covid -19

oleh -5 Dilihat

Singaparna, faktadanrealita.com

Bertempat di Posko Gugus Tugas Sekretariat Daerah, Senin (23/11/2020), Pjs Bupati Tasikmalaya Dr. Hening Widiatmoko, MA memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Percepatan Penanganan pandemi Covid-19.

Dalam arahannya, Pjs Bupati Dr. Hening Widiatmoko meminta kepada seluruh pihak terkait untuk betul-betul bekerja sama dan bekerja keras dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 mengingat sebentar lagi Kab. Tasikmalaya akan menghadapi Pilkada Serentak.

“Kami meminta semua pihak untuk tetap waspada dan berhati-hati dikarenakan pandemi Covid-19 ini masih berlangsung dan tetap terapkan protokol kesehatan. Memakai Masker, Mencuci tangan memakai sabun, dan selalu Menjaga jarak,” imbuhnya.

Sementara itu Sekda Kab Tasikmalaya Mohamad Zen menyampaikan, saat ini telah dilakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya, penyiapan 24 ruangan tambahan di Rumah Sakit untuk menangani pasien yang bergejala, menambah ruang isolasi karantina terpusat yaitu di asrama haji menyediakan 20 ruangan dengan kapasitas 40 pasien, dan menyiapkan seluruh Puskesmas untuk memiliki ruang rawat inap,” katanya

“Siapapun dan dari manapun ketika ada pasien Covid-19 di Kab. Tasikmalaya pasti kami tangani. Dan mohon pada masyarakat agar jangan menganggap enteng dan senantiasa waspada,” kata Moh. Zen.

Sementara itu, Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Tasikmalaya Rudi Sonjaya Saehuri mengatakan, bahwa saat ini Kab. Tasikmalaya berada pada zona resiko tinggi atau zona merah. Pihaknya terus melakukan tracking dan tracing pasien-pasien terkonfirmasi dan suspek.


Direncanakan masih adanya isolasi mandiri dengan persyaratan protokol kesehatan, Pembatasan Sosial Berskala Mikro Komunitas (PSBMK) dengan melakukan identifikasi wilayah-wilayah yang dipandang rawan sehingga dapat diterapkan di lokasi dengan berbasis RT.

“Pemerintah daerah sendiri telah menyiapkan areal pemakaman khusus pasien Covid-19, juga akan dibentuk Tim penanganan pemakaman terkonfirmasi yang meninggal hingga proses pemakaman,” katanya.***

Reporter Liputan : fans | dadi.s
Editor _red FR

No More Posts Available.

No more pages to load.