Penuhi Persyaratan Administratif, PM Gatra Gelar Sosialisasi CDOB di Kecamatan Pangatikan

oleh -12 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

DALAM rangka mensosialisasikan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Garut Utara, Ketua PM Gatra H. Holil Aksan Umarzen beserta jajaran pengurus PM Gatra mengunjungi wilayah kecamatan Pangatikan Garut yang merupakan salah satu kecamatan yang nantinya akan menjadi bagian dari DOB kabupaten Garut Utara.

Bagi PM Gatra kegiatan sosialisasi CDOB ini penting dilakukan untuk memenuhi persyaratan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Garut Utara.

Pada kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula kecamatan Pangatikan, kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (04/09/2020) tersebut selain dihadiri langsung oleh Camat pangatikan dan Kabag Tapem Setda Garut, hadir pula perwakilan tokoh masyarakat, alim ulama, BPD, Kepala Desa, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan para tamu undangan lainnya.

Ketua PM Gatra, Holil Aksan Umarzein mengatakan, proses perjuangan yang panjang telah dilakukannya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memudahkan pelayanan sosial dan pemerataan pembangunan menuju Kabupaten Garut Utara yang adil, makmur sejahtera serta barokah dalam Ridho Allah SWT.

“Kami ingin ada pemerataan  pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Holil.

Sementara itu Camat Pangatikan, Asep Harsono mengatakan, wilayahnya memiliki jumlah penduduk 42.730 jiwa yang tersebar di delapan desa, yakni desa Sukahurip, Babakanloa, Sukarasa, Cimaragas, Citangtu, Cihuni, Karangsari dan Desa Sukamulya.

Menurut Camat, wilayah Kecamatan Pangatikan memiliki potensi SDM dan SDA yang mumpuni serta objek wisata yang bisa menjadi nilai jual dimata dunia. Diantaranya, Gunung Sadahurip, Talaga Bodas dan Sumber Alam PGE di Karaha Bodas.

“Kami di sini juga punya beberapa objek wisata yang bisa menjadi andalan dan punya nilai jual. Hanya saja, belum ada Kantor Polsek dan Koramil,” kata Camat.

“Mudah-mudahan Pangatikan bisa menjadi bagian dari CDOB Kabupaten Garut Utara dan segera dibangunkan Kantor polsek dan Koramil, sehingga Pangatikan bisa lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kabag Tapem Setda Garut, Asep mengatakan, silaturahmi tersebut dalam rangka sosialisasi Calon Daerah Otonomi Baru Kabupaten Garut Utara.

“Kabupaten Garut memiliki wilayah yang  cukup luas dan perlu adanya pemekaran Kabupaten/Kota seperti yang diharapkan Gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil yang menghendaki terbentuknya 40 DOB. Dan kabupaten Garut Utara ini menjadi salah satunya,” katanya.

Menurutnya, aspirasi Calon Daerah Otonomi Baru Kabupaten Garut Utara sebetulnya, sudah diajukan ke DPRD pada tahun 2012, yang mana 11 Kecamatan dan 116 Desa tekah menyatakan siap bergabung. Namun, sesuai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) perlu adanya penambahan cakupan wilayah.

“Insya Allah kalau semua persyaratan administratif-nya sudah lengkap, akan segera diparipurnakan pada tanggal 1 Oktober 2020 nanti,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

 

No More Posts Available.

No more pages to load.