Pelaksanaan TMMD Ke-108 Kodim 0611 Garut, Pembangunan Jalan Penghubung Desa Sejauh 3,6 KM sudah 30 Persennya

Berita Utama155 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita-

PROGRAM TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Komando Distrik Militer (Kodim) 0611/Garut dalam pengerjaan jalan sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Wanakerta dan Desa Padasuka Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, sudah mencapai 30 persen.

Sejak program pra TMMD dimulai Mei lalu, respon masyarakat dua desa yakni Wanakerta dan Padasuka yang menjadi lokasi kegiatan, terlihat kompak. Mereka kadang sengaja membawa makanan dan minuman sendiri, untuk kemudian makan bersama anggota di lokasi kegiatan.

Para warga yang lahannya masuk rencana pembangunan jalan dalam program, dengan sukarela memberikan tanah mereka bagi negara. Sementara, warga lainnya yang tidak bersinggungan dengan lahan, memilih berbaur dengan anggota mendonasikan tenaganya secara langsung di lokasi kegiatan.

Sinergitas dilokasi kegiatan pun semakin terlihat dengan kehadiran Danramil 1105 Cibatu Kapten Inf Ade Army, Kapolsek Cibatu AKP Dudi, Camat Cibatu Sardiman Tanjung, Kepala Desa Padasuka dan Kepala Desa Wanakerta yang ikut membantu dalam pengerjaan jalan tersebut, pada Selasa (07/07/2020).

Sementara itu, ditemui terpisah Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut Letkol Inf Erwin Agung TWA mengatakan, ada empat prioritas pembangunan fisik dalam TMMD 108 kali ini, yang Pertama, pembangunan jalan desa sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan Desa Wanakerta dan Desa Padasuka.

“Saat ini sudah mulai meratakan jalan dengan alat berat, serta pengerjaan pemasangan batu material untuk bahan dasar pengerasan jalan,” ungkapnya, Rabu (08/07/2020).

Kedua, pembangunan rabat beton jalan Desa Wanakerta sepanjang 360 meter dengan lebar 2.5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. “Seluruh material sudah siap tinggal pemilih waktu yang tepat sesuai jadwal yang telah direncanakan,” ujar dia.

Inline Related Posts  Bersatu Melawan Corona Virus Disease-2019 (Covid-19)

Ketiga, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan ketinggian satu meter sepanjang 261 meter, yang dibangun di sepanjang bahu jalan, terutama area rawan longsor.

“Tak ketinggalan kami juga ikut membangun gorong-gorong jalan di beberapa titik untuk program prioritas ke empat,” ujarnya. Sedangkan, untuk program non-fisik, lanjut Dandim Garut, pemberian materi penyuluhan berupaya wawasan kebangsaan dan lainnya, menjadi menu utama yang akan diberikan seluruh anggota yang mendapatkan tugas di permukiman masyarakat sekitar.

“Ada pembinaan soal peringatan bahaya narkoba, pembinaan kerohanian, penyuluhan kesehatan, penyuluhan mengenai usaha, hingga pentingnya program keluarga berencana bagi masyarakat,” ujar dia.

Bahkan, khusus tahun ini, akibat musibah Covid-19, tidak ketinggalan mengenai pentingnya kebersihan lingkungan, serta protokoler kesehatan pencegahan virus, ikut diberikan kepada masyarakat.

“Minimal warga menggunakan hand sanitizer, disinfektan hingga menggunakan masker selama bersosialisasi,” tandasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR