Pasca Kepala Dinasnya Dinyatakan Positif, Seluruh Pegawai PUPR Garut Jalani Tes Swab

oleh -15 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

SELURUH Pegawai di lingkungan Dinas PUPR kabupaten Garut selama dua hari harus menjalani Test Swab. Kegiatan ini digelar menyusul adanya hasil tes swab yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten Garut pada hari Selasa (24/11/2020) yang menyatakan bahwa Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Garut, Hj Ir. Luna Avriantini positif terpapar Covid-19. Diketahui, pasca keluar hasil tes swab tersebut, Kadis PUPR Garut langsung menjalani isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari kedepan.

Sekretaris Dinas PUPR Garut, Asep Oo Kosasih ST, M.IL mengatakan, sekitar 300 pegawai PUPR diharuskan menjalani tes Swab yang diadakan Tim Penanganan Covid-19 Dinas Kesehatan Garut.

“Jadi kegiatan ini digelar setelah keluar hasil tes swab yang menyatakan Bu Kadis (Luna) positif Covid-19, maka untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sesuai prosedur dan arahan dari Dinkes Garut, semua Pegawai PUPR harus ikut Tes Swab ini,” kata Asep Oo kepada Media Fakta dan Realita di sela-sela pelaksanaan Tes Swab hari kedua yang berlangsung di Bagian Luar Komplek Kantor PUPR, Kelurahan Sukagalih, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat, Rabu (25/11/2020).

Sebelumnya, kata Asep, hari selasa kemarin sebanyak 40 orang pegawai telah di Swab, yang mana 25 orang diantaranya merupakan pegawai yang akan berangkat tugas ke luar kota. Untuk pegawai yang belum, hari ini akan diselesaikan supaya semuanya tuntas.

“Saya berharap semua pegawai yang di swab hasilnya negatif, agar Dinas PUPR Garut tetap buka memberikan pelayanan seperti biasanya. Khusus kepada Bu Kadis, kami semua mendoakan semoga Ibu selalu diberi kesehatan dan cepat sembuh, sehingga bisa kembali bekerja memimpin Dinas PUPR yang kita cintai ini,” ucapnya.

Terakhir, Asep Oo berterimakasih dan mengapresiasi atas kegiatan tes swab yang diprakarsai oleh Tim Penanganan Covid-19 Dinas Kesehatan kabupaten Garut ini. Menurutnya, Dinkes Garut telah sangat peduli terhadap kesehatan para pegawai PUPR.

Sementara itu, dokter ahli penanganan Covid-19, dr. Nurhayati menyatakan, memang benar, kegiatan Tes Swab ini awalnya bermula dari Hasil Swab Positif Kepala Dinas PUPR. Oleh karena itu, Ia kemarin langsung diperintahkan untuk melaksanakan Tes Swab di Dinas PUPR guna memastikan ada tidaknya pegawai PUPR yang terpapar Covid-19.

“Untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di PUPR Garut, sesuai prosedur, kita harus melakukan tes swab terhadap semua pegawai karena mungkin saja, ada diantara mereka itu yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan,” ujarnya.

dr. Nurhayati menyebutkan, hasil tes swab kemarin dan hari ini, baru bisa diumumkan dalam 3 hariĀ  kedepan.

“Makanya dalam tiga hari kedepan, sambil menunggu hasil tes swab, semua pegawai diharapkan bisa mengisolasi diri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, menurut dr. Nurhayati, dengan bermunculannya kasus positif Covid-19 pada klaster perkantoran, maka setiap pegawai maupun masyarakat dituntut lebih serius lagi dalam menjaga kesehatannya. Caranya, tiada lain kecuali harus mematuhi prosedur protokol kesehatan 3M yang ada yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak.

“Yang terpenting dalam penanganan Covid-19, semua harus patuh dan kompak maka Insya Alloh Virus ini bisa di cegah bahkan musnah,” pungkasnya.

Sementara sampai berita ini diturunkan tadi siang, Tim penanganan Covid-19 masih terus memeriksa para pegawai PUPR Garut, sejauh ini pelaksanaan tes swab berlangsung aman dan terkendali.

Reporter: Wena/Gugum|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.