Rombongan Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Korcab Rem 062 PD III/Siliwangi Kunjungi Lokasi Pembudidayaan Jamur Tiram Milik Babinsa 1102/Krp di Garut

oleh -11 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

LOKASI pembudidayaan Jamur Tiram milik Babinsa 1102/krp Serda Agus Supriadi dan Istri tercintanya yaitu Ny. Anin Suyatin mendapatkan kunjungan kehormatan dari Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Korcab Rem 062 PD III/Siliwangi Ny. Ismi Parwito berserta para pengurus, pada Jumat (12/06/2020).

Kunjungan ini sontak membuat bangga Serda Agus Supriadi besama istri, apalagi kedatangan Ny. Ismi Parwito ke tempat usaha budidaya jamur miliknya tersebut didampingi pula oleh Ketua Persit Cab XXII.Dim 0611/Garut Ny. Indri Erwin Agung T.W.A. yang datang bersama suami tercinta yakni Bapak Dandim 0611/Garut, Letkol Inf Erwin Agung T.W.A, ST., M. Tr (Han), tak ayal lengkap pula kebanggaan yang dirasakan oleh kedua pasangan yang kesehariannya rukun dan damai ini.

Dalam keterangannya kepada Fakta & Realita, serda Agus mengaku bahwa usaha budidaya jamur tiram miliknya ini baru sekitar 2 bulanan ia geluti, namun walaupun belum begitu lama hasilnya sudah terasa.

“Alhamdulillah usaha jamur tiram ini sangat membantu kita dalam menambah penghasilan,” kata Serda Agus.

Serda Agus pun menambahkan bahwa usaha jamur tiram sangat menjanjikan.

“Selain ringan dalam pemodalan, usaha jamur tiram pun sangat mudah dalam perawatannya,” tambahnya.

Serda Agus berharap dengan usahanya ini semoga bisa menjadi motivasi bagi semua orang/ masyarakat.

“Selain mudah dalam perawatan, bisnis jamur tiram pun tergolong relatif stabil harga jualnya, semoga dengan adanya usaha ini bisa membantu masyarakat yang ingin memulai usaha tetapi bingung harus usaha apa, mungkin bisnis jamur tiram ini bisa menjadi solusinya,” harapnya.

Serda Agus memaparkan bahwa dirinya memulai usaha jamur tiram dengan modal awal Rp2.500.000 yang digunakan untuk membeli 1000 polybag media jamur tiram. Pada saat umur jamur kurang dari satu bulan, ternyata jamur tersebut sudah bisa di panen setiap hari.

“Setiap harinya rata-rata panen 5 kg kadang bisa mencapai 9 kg, harga jual per kilonya Rp12.000,-. Sejauh ini untuk modalnya sendiri sudah kembali, bahkan saat iniĀ  kita sedang memesan 1000 polybag lagi media jamur yang dibeliĀ  dari keuntungan penjualan jamur tiram tersebut,” jelasnya.

Dalam pantauan Fakta&Realita di masa New Normal selepas pelaksanaan PSBB di Kabupaten Garut, banyak warga yang kesulitan dalam memulihkan perekonomiannya. Oleh karena itu mungkin dengan apa yang dilakukan oleh Babinsa 1102/krp Serda Agus Supriadi dalam mengelola bisnis Jamur Tiramnya bisa menginspirasi dan memotivasi mereka yang ingin memulai suatu usaha.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.